Bansos Tahap 3 Cair Combo? Ini Alasan KPM PKH dan BPNT Dapat Bantuan Plus

Khairunnisa RB • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:58 WIB
Bukti bansos tahap ketiga cair. (Foto: YouTube Arfan Saputra Channel)
Bukti bansos tahap ketiga cair. (Foto: YouTube Arfan Saputra Channel)

RADAR BOGOR - Kabar mengenai penyaluran bansos tahap ketiga kembali membuat KPM melakukan pengecekan data. 

Pasalnya, terdapat informasi mengenai sejumlah penerima yang setelah memperoleh PKH atau BPNT justru mendapatkan tambahan jenis bantuan dalam hasil validasi terbaru.

Fenomena ini berkaitan dengan istilah PKH validasi dan BPNT validasi. 

Baca Juga: Gimbabgurls, Buket Dimsum Pertama di Bogor yang Cantik dan Bikin Ketagihan

Dilansit dari kanal YouTube Cek Bansos, data KPM yang memperoleh tambahan bantuan disebut sudah tersedia dan beberapa di antaranya bahkan telah masuk tahap SPM.

Artinya, terdapat KPM yang sebelumnya hanya menerima satu program bantuan, tetapi dalam pembaruan data tercatat berpotensi menerima program lainnya.

Dari BPNT Bisa Muncul PKH

Salah satu contoh yang disampaikan adalah KPM yang sebelumnya merupakan penerima BPNT murni dengan nominal Rp600.000.

Baca Juga: Bansos Tahap 3 Cair Dobel hingga Rp1,5 Juta, Cek KPM Beruntung di Sini

Pada tahap ketiga, KPM tersebut disebut kemudian terdaftar sebagai penerima PKH melalui proses validasi. 

Statusnya disebut sudah SPM dengan nominal sekitar Rp1.325.000 karena terdapat beberapa komponen dalam keluarga.

Jika proses selanjutnya selesai, bantuan tersebut diperkirakan dapat disalurkan pada September.

Baca Juga: Nelayan Bandar Abbas Iran Tertekan, Stok Ikan Menurun dan Biaya Melaut Makin Mahal

Tidak hanya itu, terdapat pula contoh KPM yang sebelumnya mendapatkan PKH, tetapi kemudian tercatat mendapatkan BPNT validasi sebesar Rp600.000.

Kondisi tersebut menjadi alasan munculnya istilah pencairan kedua atau pencairan combo.

Jangan Langsung Menganggap Pasti Cair

Meski informasi tersebut membuat banyak KPM penasaran, perlu dipahami bahwa status dalam sistem tidak selalu berarti dana sudah tersedia.

Baca Juga: Sedjuk Bakmi dan Kopi, Pilihan Baru untuk Lunch dan Quality Time di CCM

SPM merupakan bagian dari proses pembayaran. 

Setelah tahapan tersebut masih ada proses berikutnya sebelum dana benar-benar disalurkan ke rekening KPM.

Karena itu, KPM yang melihat status SPM sebaiknya tetap menunggu perkembangan berikutnya dan melakukan pengecekan secara berkala.

Baca Juga: Yesaya Saudale Kembali ke Pelita Jaya, Bawa Pengalaman dan Gelar Most Improved Player

Perhatikan Perubahan di Cek Bansos

Salah satu cara yang disebut dapat dilakukan KPM adalah mengecek kembali data melalui aplikasi atau situs resmi Cek Bansos.

Perhatikan apakah jenis bantuan mengalami perubahan. 

KPM yang sebelumnya hanya mendapatkan PKH dapat melihat apakah BPNT atau sembako kemudian muncul. 

Baca Juga: London Layer dari Exquise Patisserie, Cake Viral yang Berhasil Memikat Lidah Pencinta Dessert

Sebaliknya, penerima BPNT dapat mengecek apakah PKH sudah tercantum.

Periode Juli, Agustus, dan September 2026 juga disebut dalam informasi sebagai periode bantuan yang perlu diperhatikan.

Jika terdapat perubahan, KPM dapat memantau perkembangan statusnya sampai proses penyaluran selesai.

Baca Juga: Serba Menu Fermentasi, Kombi Bake, Bakery Sourdough di Bogor yang Wajib Kamu Coba

Bank Penyalur Berbeda-beda

Informasi yang beredar juga menyebut adanya laporan dari beberapa wilayah dengan bank penyalur seperti BSI, Mandiri, BRI, dan BNI.

Namun, pencairan tidak selalu berlangsung serentak. 

Meskipun sama-sama penerima bansos, waktu masuknya dana dapat berbeda berdasarkan wilayah dan proses masing-masing KPM.

Baca Juga: Jakarta Watersport 2026 Hidupkan Danau Sunter, Jadi Destinasi Sport Tourism

Karena itu, KPM tidak perlu langsung khawatir jika penerima lain sudah menerima bantuan sementara saldo sendiri belum berubah.

Yang terpenting adalah memastikan status kepesertaan dan menunggu proses resmi hingga bantuan benar-benar masuk ke rekening.***

Editor : Khairunnisa RB
Sumber : YouTube @Cek Bansos
bansos bpnt 2026 bansos tambahan bansos pkh 2026