RADAR BOGOR - Memasuki awal September 2026, Kementerian Sosial (Kemensos) RI mempercepat proses penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Dikutip dari YouTube Erabaru Bansos, pemantauan terbaru pada aplikasi SIKS-NG, menunjukkan pergerakan data yang sangat masif menuju tahap transfer akhir bagi para pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI, BRI, Mandiri, dan BSI.
Langkah percepatan ini berfokus pada termin susulan (sekitar 20%–30% dari kuota nasional) untuk menyelesaikan hak penyaluran KPM, yang sebelumnya sempat mengalami penundaan administrasi atau proses pemadanan data.
Baca Juga: Segera Cek Rekening Sertifikasi, TPG Juli dan Agustus 2026 Cair Dobel? Ini Faktanya
Pada pencairan periode September 2026, banyak KPM diprediksi akan menerima saldo transferan bertahap hingga berjumlah nominal akumulasi (mulai dari Rp1,2 juta, Rp3 juta, hingga Rp4,2 juta).
Kondisi ini umumnya dialami oleh dua kategori penerima:
• KPM Peralihan Baru: KPM hasil migrasi dari skema PT Pos ke kartu KKS baru yang menyalurkan rapelan sekaligus untuk dua tahap.
• KPM Validasi by System: Penerima KPM murni (sebelumnya hanya menerima PKH saja atau BPNT saja) yang sistem Kemensos validasi ulang berdasarkan komponen keluarga (seperti memiliki anak balita, lansia, atau pelajar).
Pemantauan rekapitulasi data di tingkat pendamping sosial menunjukkan pergerakan status keuangan yang signifikan per awal September 2026:
• Status SPM: Sebagian besar KPM termin susulan telah mengantongi dokumen SPM dari Kemensos.
Baca Juga: Daftar KPM Cair Lagi di Tahap 3 September 2026, Cek Bansos Lewat Validasi Sistem
• Status SI (Standing Instruction)q: Sejumlah KPM pemegang KKS Bank BNI dan bank Himbara lainnya sudah menerbitkan keterangan "SUDAH" (menyala hijau).
Keterangan ini menandakan instruksi resmi pemindahbukuan dana dari kas negara ke bank penyalur.
• 1 – 7 September 2026 KPM Status SI Pencairan gelombang awal bagi KPM yang status SIKS-NG sudah berstatus Standing Instruction (SI).
• 8 – 30 September 2026 KPM Termin Susulan (20–30%) Puncak gelombang pencairan massal secara nasional di Bank BNI, BRI, BSI, dan Mandiri.
Baca Juga: Update TPG Per 1 September 2026, Cek Alur Pencairan dan Solusi SKTP Abu-abu
Bagi KPM yang mendapati saldo KKS-nya masih belum terisi, tidak perlu khawatir. Proses verifikasi data terus berjalan secara bertahap.
Pastikan untuk rutin berkoordinasi dengan pendamping sosial bansos setempat, serta memeriksa pembaruan informasi secara berkala.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : YouTube ERABARU BANSOS