RADAR BOGOR - Memasuki 1 September 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kembali melaporkan adanya saldo bantuan sosial (bansos) yang masuk ke kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Pergerakan saldo paling banyak disebut terjadi pada KKS BRI, dengan pencairan yang mencakup PKH dan BPNT, termasuk bantuan bagi KPM yang mendapatkan tambahan melalui proses validasi.
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Selasa, 1 September 2026, bahwa selain PKH dan BPNT, terdapat pula pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) termin ketiga. Untuk kategori tertentu, nominal PIP yang disalurkan mencapai Rp1.800.000. Namun, pencairan tidak diterima secara serentak oleh seluruh penerima karena bergantung pada data, komponen bantuan, serta tahapan penyaluran masing-masing.
Baca Juga: Honda Luncurkan Skutik Model Baru, Wujud All New Beat Street Bergaya Adventure Bocor ke Publik
PKH dan BPNT Validasi Mulai Dicairkan
PKH validasi disebut diberikan kepada KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT. Setelah dilakukan pengecekan data, sebagian KPM kemudian tercatat mendapatkan kuota sebagai penerima PKH baru.
Sebaliknya, BPNT validasi berlaku bagi KPM yang sebelumnya hanya menerima PKH, tetapi kemudian tercatat sebagai penerima BPNT dengan alokasi Rp600.000.
Beberapa nominal pencairan yang dilaporkan antara lain:
- Rp600.000 untuk PKH komponen lansia.
- Rp225.000 untuk PKH komponen anak sekolah SD.
- Rp750.000 untuk PKH komponen balita.
- Rp1.500.000 untuk KPM dengan dua komponen PKH setelah status datanya kembali dinyatakan layak.
Baca Juga: Ulang Tahun Zulhas, 19 Pedagang UMKM di Jakarta Diborong, Warga Nikmati Makan Gratis
Salah satu laporan menyebut KPM di Lampung Selatan dengan KKS lama tahun 2021 yang sebelumnya merupakan penerima BPNT murni kemudian mendapatkan PKH komponen lansia sebesar Rp600.000. Ada pula penerima BPNT yang telah memperoleh Rp600.000 lalu kembali mendapatkan Rp225.000 untuk komponen anak sekolah.
Pemutakhiran Desil Dapat Mengubah Status Penerima
Sebagian KPM yang sebelumnya tidak menerima pencairan pada tahap pertama dan kedua disebut mengalami perubahan setelah melakukan pemutakhiran data. KPM yang sebelumnya berada pada desil tinggi kemudian dinilai kembali dan dinyatakan layak menerima bantuan.
Salah satu laporan menunjukkan pencairan Rp1.500.000 untuk dua komponen PKH setelah status penerima kembali aktif. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pemantauan data bagi KPM yang sebelumnya tidak mendapatkan bantuan.
Baca Juga: Kabar Gembira, Ini Update Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Awal September 2026
PIP Termin 3 Ada yang Mencapai Rp1,8 Juta
PIP termin ketiga juga mulai dilaporkan cair secara bertahap pada awal September. Bantuan ini ditujukan kepada siswa yang telah memenuhi ketentuan pencairan, termasuk penerima yang sebelumnya melakukan aktivasi rekening.
Nominal yang disebutkan berbeda berdasarkan jenjang pendidikan. Siswa SMA dapat menerima Rp1.800.000, sedangkan siswa SD pada kategori tertentu, seperti kelas 1 dan kelas 6, memperoleh Rp450.000.
Karena itu, saldo Rp1,8 juta yang muncul pada rekening tidak selalu berkaitan dengan PKH atau BPNT. Pada penerima tertentu, nominal tersebut dapat berasal dari PIP.
Baca Juga: Menembus Paradoks Titik Api: Mendorong Ketahanan Lanskap Karhutla
KPM Perlu Mengecek Saldo dan Status SIKS-NG
Pemegang KKS, khususnya pengguna Bank BRI, dapat kembali mengecek saldo untuk mengetahui apakah terdapat pencairan susulan. Hal ini terutama penting bagi KPM yang sebelumnya hanya menerima satu jenis bantuan dan sedang menunggu hasil validasi.
KPM yang sebelumnya berstatus exclude pada tahap ketiga juga perlu memantau perkembangan data pada SIKS-NG. Perubahan status dalam sistem belum otomatis berarti bantuan sudah masuk ke KKS BRI karena masih terdapat tahapan sebelum penyaluran.
“Update terkait kartu KKS baru dan KPM yang sebelumnya exclude (terkeluar) pada tahap ketiga namun kini menunjukkan progres baik di aplikasi SIKS-NG,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Baca Juga: Kekeringan Landa 32 Kecamatan di Kabupaten Bogor, 268 Ribu Lebih Jiwa Terdampak
Dengan demikian, pencairan awal September 2026 menunjukkan adanya pergerakan bantuan bagi sebagian KPM, baik melalui PKH, BPNT validasi maupun PIP termin ketiga. Nominal dan waktu pencairan tetap dapat berbeda karena mengikuti status serta data masing-masing penerima.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos