RADAR BOGOR - Mengawali minggu pertama September 2026, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah mendapati Kartu Keluarga Sejahtera (KKS Merah Putih) milik kembali terisi saldo bansos.
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, fenomena ini dialami oleh KPM bansos yang pada bulan Agustus sebelumnya telah menerima pencairan reguler.
Pencairan ulang dengan nominal bervariasi mulai dari Rp375.000 hingga Rp5.000.000 tersebut, terjadi akibat mekanisme validasi by system serta pemutakhiran data secara berkala oleh Kementerian Sosial.
Baca Juga: Makio Sushi Bar Jadi Hidden Gem Sushi Salmon, Potongannya Tebal dan Melimpah
Proses pemutakhiran data penerima bansos kini dilakukan secara dinamis berbasis Data Terpadu Sosio Ekonomi Nasional (DTSEN).
Beberapa faktor utama yang menyebabkan saldo KKS kembali terisi meliputi:
• Pengisian Kuota Kosong (Validasi Sistem): Ketika terdapat KPM lama yang tergraduasi (naik tingkat kesejahteraan), meninggal dunia, atau dinonaktifkan, sistem secara otomatis mengisinya dengan KPM lain yang memenuhi kriteria.
• KPM BPNT Murni Terangkat PKH: KPM yang semula hanya menerima BPNT, tetapi dalam KK memiliki komponen PKH (anak sekolah, balita, lansia, atau disabilitas), berpotensi menerima saldo tambahan PKH Validasi Sistem.
• Penyaluran Bertahap (Termin): Penyaluran dana melalui bank penyalur (BSI, BRI, BNI, dan Mandiri) dilakukan secara bergelombang (termin demi termin).
Baca Juga: Ini Daftar 5 Bansos yang Cair Rutin Setiap Bulan, Mulai dari BLT Desa hingga PBI JKN
Berdasarkan laporan transaksi dan bukti penarikan di berbagai wilayah (seperti Aceh dan Sumatera Utara), berikut jenis bantuan yang tengah bergulir:
1. Pencairan Susulan PKH Komponen Pendidikan: Nominal Rp375.000 – Rp450.000 untuk jenjang SD hingga SMA.
2. PKH Komponen Lansia / Disabilitas: Nominal Rp600.000 per tahap bagi KPM yang lolos validasi sistem.
3. Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE): Bantuan modal usaha hingga Rp5.000.000 bagi KPM usia produktif yang lolos asesmen pendamping sosial untuk mendorong graduasi mandiri.
4. Bansos Pangan Beras (30 kg): Penyaluran beras cadangan pemerintah melalui PT Pos Indonesia dan pemerintah desa setempat masih terus berlangsung secara bertahap.
Baca Juga: Honda Super-ONE Resmi Hadir di Indonesia, Cuma 100 Unit dan Harga Mulai Rp438 Juta
Bagi KPM yang saldonya belum masuk, diimbau untuk mengecek status kepesertaan secara berkala di agen bank atau ATM terdekat.
Penyaluran Triwulan III akan terus berlangsung hingga akhir September 2026.
Manfaatkan dana bansos secara bijak untuk kebutuhan pokok dan kegiatan produktif keluarga.***
Editor : Mutia Tresna Syabania