RADAR BOGOR - Selain kabar mengenai pembaruan data desil, terdapat pula perkembangan terbaru terkait penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SMP dan SMA, serta penjelasan mengenai mekanisme PKH dan BPNT validasi yang banyak ditanyakan masyarakat.
Penyaluran PIP untuk Jenjang SMP dan SMA
Dilansir dari YouTube Cek Bansos, beberapa wilayah melaporkan bahwa siswa penerima PIP jenjang SMP dan SMA yang telah melakukan aktivasi rekening pada bulan Juni kini mulai mendapatkan pencairan dana.
Baca Juga: Kabar Baik, 438 Ribu KPM Terexclude karena Desil Naik Kini Kembali Aktif, Ini Penjelasannya
Dana bantuan tersebut disalurkan baik melalui kartu Kartu Indonesia Pintar (KIP) maupun langsung ke rekening SimPel milik siswa.
Proses pencairan ini berjalan secara bertahap sesuai dengan jadwal masing-masing wilayah.
PKH Susulan dan Validasi Masih Berjalan
Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Alasan Penerima PKH BPNT Harus Jaga KTP dan KK Baik-Baik
Selain PIP, sejumlah KPM juga melaporkan bahwa penyaluran bantuan PKH susulan atau PKH validasi masih terus berjalan hingga saat ini.
Penyaluran susulan ini biasanya ditujukan bagi peserta yang datanya baru selesai diverifikasi atau mengalami keterlambatan proses pada penyaluran tahap sebelumnya.
Syarat dan Kuota untuk Mendapatkan PKH atau BPNT Validasi
Baca Juga: Penyebab Bansos PKH BPNT Tidak Cair di Tahap 3 2026, Ini Penjelasannya
Salah satu pertanyaan yang paling banyak muncul di masyarakat adalah bagaimana cara agar bisa mendapatkan PKH validasi atau BPNT validasi.
Perlu dipahami bahwa penetapan peserta validasi ini sepenuhnya bergantung pada ketersediaan kuota di masing-masing wilayah.
Jika di suatu wilayah masih terdapat kekosongan kuota untuk penambahan peserta PKH atau BPNT validasi, maka nama-nama calon penerima baru berpeluang untuk terjaring dan diusulkan menjadi peserta.
Baca Juga: Update DTKS: Ini Langkah Setelah Desil PKH Berhasil Turun Agar Bansos Bisa Cair
Sebaliknya, apabila kuota di wilayah tersebut sudah terpenuhi, maka tidak akan ada penambahan peserta PKH maupun BPNT validasi baru, meskipun terdapat warga yang secara data tergolong dalam desil 1 atau desil 2.
Dengan kata lain, status desil yang rendah saja tidak serta-merta menjamin seseorang otomatis mendapatkan PKH atau BPNT validasi.
Faktor ketersediaan kuota di tingkat wilayah menjadi penentu utama apakah calon penerima baru dapat diusulkan atau tidak pada periode penyaluran berjalan.
Baca Juga: Cara Menurunkan Desil PKH via Form BPS: Syarat Lengkap dan Bisa dari Rumah
Masyarakat yang ingin mengetahui status kepesertaan maupun perkembangan penyaluran bantuan disarankan untuk terus memantau secara berkala melalui aplikasi Cek Bansos agar tidak ketinggalan informasi terbaru terkait pencairan bantuan sosial di wilayah masing-masing.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : Youtube Cek Bansos