RADAR BOGOR - Bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang bantuan PKH maupun BPNT-nya tidak kunjung cair di tahap ketiga, penting untuk segera mencari tahu penyebabnya.
Salah satu penyebab umum yang membuat bansos terhenti adalah adanya indikasi penyalahgunaan data untuk aktivitas game online terlarang, sehingga KPM yang bersangkutan dikeluarkan sementara dari daftar penerima.
Segera Cari Tahu Penyebab Bansos Tidak Cair
Langkah pertama yang perlu dilakukan bagi KPM yang bansosnya tidak cair adalah mencari tahu apakah statusnya terexclude atau ditandai karena indikasi penyalahgunaan.
Baca Juga: Jangan Salah Kaprah, Ini Daftar Bansos yang Masih Cair di Bulan September
Jika memang terbukti ada indikasi tersebut, sebaiknya segera melakukan klarifikasi kepada petugas atau perangkat desa setempat, karena masih di awal bulan, kesempatan untuk kembali mendapatkan bansos masih terbuka meski tidak ada jaminan pasti bantuan akan cair kembali.
Kejujuran Mempercepat Proses Klarifikasi
Proses pemulihan status bansos sepenuhnya bergantung pada Pusdatin dan sistem yang secara otomatis membaca tingkat keterlibatan dalam indikasi penyalahgunaan tersebut.
Jika keterlibatannya hanya sedikit, misalnya data hanya sempat digunakan pihak lain untuk aktivitas game online terlarang, umumnya proses klarifikasi berjalan lebih mudah dan cepat.
Baca Juga: Update Status KKS Baru 2026 dan KPM Terexclude Desil Naik yang Kembali Aktif
Namun, jika seseorang bersikeras tidak pernah terlibat sama sekali padahal sistem jelas mendeteksi adanya bukti keterlibatan, biasanya proses klarifikasi justru menjadi lebih rumit dan memakan waktu lebih lama.
Oleh karena itu, disarankan untuk lebih baik mengakui apabila data pribadi maupun anggota keluarga memang sempat digunakan untuk aktivitas tersebut, sehingga klarifikasi dan surat pernyataan dapat segera disiapkan oleh petugas terkait.
Ajukan Klarifikasi Melalui Perangkat Desa Setempat
Bagi KPM yang bansosnya terexclude karena indikasi penyalahgunaan, langkah yang tepat adalah segera mengajukan permohonan klarifikasi atau sanggahan melalui perangkat desa atau petugas pendamping sosial setempat.
Baca Juga: Data Bayar PKH dan BPNT Validasi Sudah Keluar, Simak Nominalnya
Meski langkah ini tidak menjamin bansos akan pasti cair kembali, pengajuan klarifikasi tetap memberikan peluang agar status kepesertaan dapat dipulihkan secara bertahap.
Pada praktiknya, banyak KPM yang telah mengajukan klarifikasi dan beberapa bulan kemudian bansosnya kembali cair, meski waktu prosesnya berbeda-beda antara satu kasus dengan kasus lainnya, ada yang berjalan cepat, namun ada pula yang membutuhkan waktu lebih lama tergantung hasil pembacaan sistem.
Semakin Cepat Diajukan, Semakin Cepat Diproses
Bagi KPM yang belum sempat mengajukan klarifikasi maupun surat sanggahan, disarankan untuk segera mendatangi petugas bansos setempat agar dibantu menyusun surat permohonan klarifikasi.
Baca Juga: PKH Validasi Cair Lagi Kemarin, KPM BPNT Murni Bisa Dapat Tambahan Bantuan
Data yang diajukan lebih awal akan lebih cepat sampai ke Pusdatin untuk diproses, sehingga peluang bansos kembali cair pun menjadi lebih besar dibandingkan jika penundaan terus dilakukan.
Dengan memahami penyebab serta langkah klarifikasi yang tepat, diharapkan KPM yang memang benar-benar berhak menerima bansos dapat kembali mendapatkan haknya secara bertahap sesuai dengan proses verifikasi yang berjalan di sistem pusat.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Pendamping Sosial