SP2D Turun, 4 Bansos Tambahan Siap Cair Merata September 2026, Ini Rinciannya

Mutia Tresna Syabania • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 16:02 WIB
Ilustrasi bansos diterima KPM September 2026. (YouTube Info Bansos)
Ilustrasi bansos diterima KPM September 2026. (YouTube Info Bansos)

RADAR BOGOR - Selain penantian penyaluran bansos reguler, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk 4 jenis bantuan sosial tambahan (komplementer) resmi diturunkan dan siap disalurkan mulai September 2026.

Dikutip dari YouTube Naura Vlog, bantuan komplementer ini dialokasikan untuk menekan beban pengeluaran masyarakat akibat kenaikan harga komoditas pangan pokok, sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial di berbagai daerah.

Pemerintah menyalurkan bantuan komplementer secara bertahap melalui lembaga penyalur (PT Pos Indonesia, Bank Himbara, dan Pemerintah Desa):

Baca Juga: Bansos PKH Validasi Cair Rp1,2 Juta bagi KPM BPNT Murni, Cek KKS BRI Sekarang

1. Bantuan Pangan Beras 10 Kg

Bantuan beras disalurkan untuk menjaga ketahanan pangan KPM PKH/BPNT. 

Khusus untuk 12 provinsi prioritas (termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kep. Riau, Kalteng, Kaltara, Maluku, dan Maluku Utara), penyaluran dilakukan langsung melalui PT Pos Indonesia, sedangkan wilayah lainnya disalurkan lewat kantor desa/kelurahan.

2. Program Indonesia Pintar (PIP) Kemenag/Kemdikbud

Pencairan dana pendidikan bagi siswa dari keluarga penerima manfaat:

• Sekolah Dasar (SD): Rp450.000

• Sekolah Menengah Pertama (SMP): Rp750.000

• Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK): Disesuaikan dengan jenjang/komponen.

3. BLT Dana Desa / Miskin Ekstrem (Rp900.000)

Baca Juga: Motor Bekas Ini Justru Makin Mahal Seiring Usianya, Ternyata Ini Rahasianya

Bantuan tunai alokasi 3 bulan (Rp300.000/bulan) yang diperuntukkan bagi warga miskin desa yang belum terjangkau bansos Kemensos (non-PKH/BPNT).

4. Bansos Inflasi Khusus Lansia & Disabilitas (Rp600.000)

Bantuan tunai tahap kedua sebesar Rp600.000 yang dialokasikan spesifik bagi penyandang disabilitas dan lansia terdata melalui verifikasi dinas sosial daerah.

Bagi KPM yang mengalami pengalihan skema penyaluran dari PT Pos Indonesia ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih, proses Buka Rekening Kolektif (Burekol) masih terus berjalan secara bertahap di bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, BSI).

Perbedaan kecepatan pencetakan KKS di setiap wilayah, disebabkan oleh ketersediaan fisik stok kartu di masing-masing Kantor Cabang Pembantu (KCP) bank. 

Baca Juga: Polsek Gunung Putri Bogor Tangkap 5 Pelajar Diduga Hendak Tawuran, Golok hingga Motor Disita

KPM diimbau untuk tetap bersabar dan menunggu undangan resmi pembagian KKS dari pendamping sosial atau pihak bank.

Pastikan Anda selalu memantau informasi resmi dari pendamping sosial atau aparat desa setempat. 

Siapkan dokumen kependudukan seperti KTP asli dan Kartu Keluarga (KK) saat mengambil bansos di titik salur yang telah ditentukan.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
bpnt kpm bansos sp2d pkh