RADAR BOGOR - Bantuan sosial (bansos) pangan beras 30 kg masuk dalam rencana penyaluran untuk Oktober hingga Desember 2026. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan memperoleh 10 kilogram beras per bulan, sehingga total bantuan mencapai 30 kilogram selama tiga bulan.
Di saat yang sama, melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Kamis, 10 September 2026, bahwa pencairan PKH hasil validasi dan KKS baru masih berlangsung. Pada 9 September 2026, sejumlah KPM mulai menerima saldo melalui bank penyalur, sementara kepastian BLT Kesra Rp900.000 hingga kini belum diumumkan secara resmi.
Bantuan Beras 30 Kg Oktober-Desember
Perpanjangan bantuan pangan beras menjadi salah satu hasil rapat terbatas pada 7 September 2026. Program tersebut mencakup alokasi Oktober, November, dan Desember 2026 dengan penyaluran 10 kilogram beras setiap bulan melalui koordinasi dengan Bulog.
Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara, Dorong Kreativitas Generasi Muda
Sasaran bantuan diarahkan kepada masyarakat dalam desil 1 sampai 4 berdasarkan data yang digunakan pemerintah, termasuk P3KE dan BPS. Jumlah penerima yang disebut mencapai sekitar 22,5 juta KPM, termasuk penerima PKH dan BPNT yang masuk kelompok desil prioritas tersebut.
BLT Kesra Rp900.000 Belum Ada Kepastian
BLT Kesra Rp900.000 yang sebelumnya disalurkan pada akhir 2025 belum dipastikan kembali pada 2026. Sampai 9 September 2026, bantuan tersebut belum masuk dalam program yang dikonfirmasi untuk stimulus akhir tahun.
Belum adanya regulasi maupun petunjuk teknis membuat pencairan BLT Kesra Rp900.000 belum dapat dipastikan. Untuk sementara, fokus penyaluran yang telah dibahas mencakup bantuan pangan beras dan evaluasi bantuan reguler.
Baca Juga: Raffi Ahmad dan Gading Marten Sambangi Balai Kota Bogor, Bidik Potensi Basket hingga Seni Anak Muda
PKH Validasi Mulai Masuk KKS
Pencairan susulan masih terjadi untuk KPM yang masuk proses validasi PKH. Salah satu kelompoknya adalah penerima BPNT murni yang kemudian dinyatakan memenuhi komponen PKH melalui validasi by system.
Setelah masuk sebagai penerima PKH, saldo tambahan dapat muncul pada KKS. Besarannya berbeda sesuai komponen keluarga yang tercatat.
KKS Baru Ikut Terisi
KKS baru yang berasal dari pembukaan rekening kolektif untuk penerima susulan juga mulai mengalami pengisian saldo. Proses tersebut terpantau pada sejumlah penyalur, termasuk Bank Mandiri dan BNI.
Baca Juga: Perempuan Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Kali Baru Cibinong Bogor
“Kartu KKS baru hasil pembukaan rekening kolektif (rekening baru) untuk penerima susulan bertahap mulai terisi saldonya,” jelas pembicara dalam kanal Youtube Cek Bansos.
Nominal yang masuk bervariasi, antara lain Rp750.000, Rp975.000, Rp1.125.000 hingga Rp1.500.000. Perbedaan nominal tersebut berkaitan dengan komponen bantuan yang dimiliki KPM, seperti balita dan komponen pendidikan.
Cek Saldo melalui Mobile Banking
KPM yang rekeningnya terhubung dengan layanan mobile banking dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk memantau saldo. Nasabah Mandiri dapat menggunakan Livin’ by Mandiri, sedangkan nasabah BNI dapat mengecek melalui BNI Mobile Banking.
Baca Juga: Malas Servis CVT? Ini Akibat Fatal yang Bisa Bikin Motor Matic Mogok Total di Jalan
Dengan cara ini, perubahan saldo dapat dipantau tanpa harus berulang kali mendatangi ATM atau agen. Namun, nominal yang diterima tetap bergantung pada komponen dan status bantuan masing-masing KPM.
Secara keseluruhan, perkembangan bansos September 2026 mencakup rencana perpanjangan bantuan beras 30 kilogram untuk tiga bulan terakhir tahun ini, pencairan PKH hasil validasi, serta pengisian KKS baru secara bertahap. Sementara BLT Kesra Rp900.000 masih menunggu kepastian resmi.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos