RADAR BOGOR - Penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) masih berlanjut pada minggu ketiga September 2026. PKH dan BPNT tahap 3 masih mencakup status validasi, pencairan susulan, sementara PIP, BLT Desa, dan bantuan pangan beras juga masih disalurkan di sejumlah wilayah.
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Senin, 14 September 2026, bahwa PKH dan BPNT tahap 3 untuk periode Juli hingga September 2026 masih memasuki penyaluran lanjutan dan susulan. KPM yang statusnya sudah SI (Standing Instruction) sejak akhir Agustus diimbau mengecek saldo secara berkala.
KPM yang sudah masuk tahap tersebut juga perlu memperhatikan batas waktu transaksi sekitar 30 hari. Karena itu, status SI sebaiknya tidak hanya dipantau, tetapi dilanjutkan dengan pengecekan saldo dan pencairan ketika dana sudah tersedia.
Baca Juga: Ingin Pasar Jabar Gunakan Plastik Ramah Lingkungan, Dedi Mulyadi Berencana Keluarkan Pergub Baru
BPNT Murni Bisa Masuk Validasi PKH
Sebagian KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT murni berpeluang masuk dalam validasi PKH. Kondisi ini dapat terjadi apabila dalam keluarga terdapat komponen yang memenuhi kriteria PKH, seperti lansia, anak usia dini, atau anak sekolah.
Hal ini, mengutip dari kanal Youtube Sukron Channel pada Senin, 14 September 2026, perubahan status juga dapat terjadi pada KPM yang sebelumnya exclude karena tingkat desilnya tinggi. Jika hasil pemutakhiran menunjukkan desil turun, KPM tersebut berpeluang kembali aktif sebagai penerima.
“Sebagian KPM yang sebelumnya hanya murni menerima BPNT (seperti nominal Rp600.000) berpotensi masuk ke dalam data validasi baru PKH jika di dalam keluarganya terdapat komponen pendukung PKH,” jelas narator melalui kanal Youtube Sukron Channel.
Baca Juga: PPPK Penuh Waktu atau Paruh Waktu? Beda Jenjang Karir, Gaji, dan Pensiunnya
Status terbaru dapat dicek melalui aplikasi atau situs Cek Bansos. KPM juga dapat berkoordinasi dengan pendamping sosial atau operator desa untuk memastikan data pada SIKS-NG.
Bantuan Beras 30 Kg Berlanjut sampai Desember
Bantuan pangan berupa beras 10 kg per bulan direncanakan berlanjut untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026. Total bantuan dalam periode tersebut mencapai 30 kg.
Sasaran bantuan diprioritaskan bagi masyarakat desil 1 hingga 4. Namun, penerimaan tetap bergantung pada hasil pemutakhiran data karena tingkat desil dapat berubah setiap periode. Jika kondisi ekonomi keluarga dinilai meningkat, status desil juga dapat berubah.
Baca Juga: Cilok Kriwil Tetelan Basta Cibinong, Jajanan Viral di Pakansari yang Wajib Dicoba Warga Bogor
PIP Berlanjut, TK atau PAUD Masuk Rencana Perluasan
PIP masih disalurkan bagi peserta didik yang memenuhi syarat pada jenjang pendidikan yang sudah tercakup. Pada 2026 juga terdapat rencana perluasan PIP ke jenjang TK atau PAUD.
Untuk jenjang tersebut, besaran bantuan yang diinformasikan sekitar Rp450.000 per tahun. Sementara itu, BLT Desa masih disalurkan oleh daerah yang telah menetapkan jadwal dan penerimanya.
Cara Mengusulkan Perubahan Data Desil
Masyarakat yang merasa data desilnya tidak sesuai dapat mengajukan pembaruan data melalui beberapa jalur. Pengusulan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos, pemerintah desa atau kelurahan melalui SIKS-NG, serta mekanisme pembaruan data BPS dengan melengkapi NIK, nomor KK, dan dokumentasi kondisi rumah.
Baca Juga: Sensor Oksigen Mobil Bermasalah, Ternyata Bisa Dibersihkan Tanpa Harus Ganti Baru
Perubahan data tidak selalu langsung membuat bantuan cair karena usulan masih harus melalui proses verifikasi dan pemutakhiran.
Dengan demikian, KPM pada September 2026 perlu memperhatikan status SI, saldo bantuan, perubahan desil, dan hasil validasi. Hal ini terutama penting bagi penerima BPNT murni, KPM yang sempat exclude, serta keluarga yang sedang masuk proses validasi PKH.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos, YouTube SUKRON CHANNEL