5 Ciri Penerima Bansos Digital 2027, Cek Data KPM Sekarang

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 05:57 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @gunungpring.muntilan)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @gunungpring.muntilan)

RADAR BOGOR - Program (bantuan sosial) bansos digital direncanakan mulai diterapkan pada 2027 dengan sasaran awal sekitar 50 juta warga. Sebelum penyaluran dilakukan, terdapat sejumlah tahapan yang perlu dilewati, mulai dari pemeriksaan data hingga kesiapan rekening bank KPM penerima.

Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Selasa, 15 September 2026, bahwa masyarakat yang ingin masuk dalam sasaran program perlu memperhatikan kondisi data kepesertaan KPM . Beberapa indikator yang disebut berkaitan dengan calon penerima antara lain status dalam basis data, kelompok desil, hingga rekening bank yang digunakan untuk penyaluran.

Baca Juga: 5 Ciri KPM Penerima Bansos Digital, Simak Kriteria Lengkapnya

1. Nama Masih Tercatat dalam Data Perlindungan Sosial

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah keberadaan data calon penerima dalam basis data pemerintah, baik DTKS maupun DTSEN. Data tersebut menjadi salah satu rujukan dalam proses penentuan sasaran bantuan.

Karena itu, masyarakat yang sebelumnya sudah menerima PKH atau BPNT maupun yang baru ingin mengajukan bantuan perlu memastikan data kependudukannya tercatat dan sesuai.

2. Data Sudah Didaftarkan di Portal Perlinsos

Calon penerima juga disebut perlu melakukan pendaftaran atau pembaruan informasi melalui portal Perlinsos. Langkah ini penting terutama bagi masyarakat yang mengalami perubahan kondisi keluarga atau data kependudukan.

Baca Juga: PKH dan BPNT Cair Lagi 13-14 September 2026, Simak Bukti Pencairan di KKS BRI dan BNI

“KPM (Keluarga Penerima Manfaat) PKH, BPNT, maupun masyarakat umum diimbau untuk mendaftar atau memperbarui data di portal Perlinsos paling lambat akhir tahun ini,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.

Pembaruan data disebut perlu dilakukan sebelum akhir 2026 agar informasi yang digunakan dalam proses penapisan dapat mencerminkan kondisi terbaru.

3. Berada pada Kelompok Desil 1 sampai 5

Kelompok kesejahteraan dalam data juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan. Bansos digital pada tahap awal disebut diarahkan kepada masyarakat yang berada dalam desil 1 sampai 5.

Baca Juga: Timnas Indonesia Bidik Trofi FIFA ASEAN Cup 2026

Jumlah sasaran awal diperkirakan mencapai sekitar 50 juta warga. Namun, posisi desil saja tidak otomatis membuat seseorang ditetapkan sebagai penerima karena masih terdapat proses pemeriksaan terhadap data.

4. Tidak Mengalami Status Exclude

KPM yang sudah terdaftar juga perlu melihat apakah datanya masih aktif atau justru mengalami perubahan status menjadi exclude dalam SIKS-NG.

Status tersebut berkaitan dengan keberlanjutan seseorang dalam daftar penerima. Oleh sebab itu, pengecekan data secara berkala menjadi penting, terutama bagi KPM yang sebelumnya memperoleh bantuan sosial.

Baca Juga: Purbaya Mendadak Lengser, Suahasil Hadapi Ujian Besar

5. Rekening Bank dalam Kondisi Aktif

Penyaluran secara digital membutuhkan rekening yang dapat digunakan untuk menerima bantuan. Dalam rencana yang dibahas, BRI dan BSI untuk wilayah Aceh disebut menjadi bagian dari bank penyalur.

Persiapan rekening secara massal disebut mulai dilakukan pada Oktober 2026. Dengan demikian, masyarakat yang masuk dalam proses penetapan penerima perlu memastikan rekening yang dimiliki dapat digunakan.

Nominal Rp5,4 Juta Bukan Bantuan untuk Semua KPM

Angka Rp5,4 juta yang beredar perlu dipahami dengan tepat. Nominal tersebut bukan berarti seluruh penerima akan mendapatkan transfer tunai sebesar Rp5,4 juta.

Baca Juga: Zverev Juara US Open, Kini Berani Klaim Terbaik Dunia

Angka itu merupakan gambaran maksimal apabila sejumlah bantuan perlindungan sosial diperhitungkan secara akumulatif. Nilai yang diterima setiap keluarga tetap dapat berbeda berdasarkan jenis bantuan dan kondisi penerimanya.

Penyaluran Direncanakan Mulai Januari 2027

Persiapan bansos digital disebut berlangsung selama Oktober hingga Desember 2026. Dalam periode tersebut, data sekitar 50 juta calon sasaran akan melalui proses screening, bersamaan dengan persiapan rekening.

Apabila tahapan berjalan sesuai rencana, pelaksanaan dan pencairan awal bansos digital dijadwalkan mulai Januari 2027.

Persiapkan IKD dan Pantau Data

Masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan program dapat mulai memastikan Identitas Kependudukan Digital atau IKD sudah diaktifkan. Selain itu, pendaftaran maupun pembaruan data melalui portal Perlinsos perlu diperhatikan.

Baca Juga: Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 September 2026 Pakai NIK Lewat HP

Status kepesertaan juga dapat dipantau melalui pendamping sosial atau pihak yang memiliki akses terhadap SIKS-NG. Langkah ini diperlukan karena kondisi data dapat berubah selama proses verifikasi.

Pada akhirnya, memenuhi salah satu atau seluruh ciri tersebut belum berarti seseorang otomatis mendapatkan bansos digital. Penetapan penerima tetap bergantung pada hasil pemutakhiran data, proses screening, serta ketentuan yang digunakan ketika program mulai dijalankan.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Cek Bansos
bantuan sosial kpm Desil rekening bank bansos digital