Jangan Hanya Lihat Desil, Ini yang Menentukan Bansos Digital 2027

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 22:25 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @disketpangnak.sumsel)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @disketpangnak.sumsel)

RADAR BOGOR - Bansos digital mulai dipersiapkan untuk penyaluran yang direncanakan pada Januari 2027. Tahap awalnya menyasar KPM dalam kelompok desil 1 sampai 5, dengan proses screening data dan persiapan rekening yang dilakukan mulai Oktober hingga Desember 2026.

Namun, mengutip dari kanal Youtube Cek Bansos pada Selasa, 15 September 2026, masuk desil 1 sampai 5 belum otomatis berarti menerima seluruh (bantuan sosial) bansos. Status data, pendaftaran, rekening, serta hasil verifikasi tetap menjadi bagian dari penentuan penerima.

Terdaftar dalam Data Kesejahteraan

Calon penerima perlu memiliki data yang aktif dalam basis data kesejahteraan, seperti DTSEN. Data yang sudah berstatus exclude atau tidak lagi masuk dalam daftar penerima perlu diperhatikan kembali karena dapat memengaruhi kelayakan bantuan.

Baca Juga: Pendapatan Daerah Naik Rp86,7 Miliar, APBD Perubahan Kota Bogor 2026 Akhirnya Disepakati

Sudah Mendaftar di Portal Perlinsos

Masyarakat yang menjadi sasaran juga disebut perlu mendaftarkan diri melalui portal Perlinsos. Pendaftaran ini menjadi bagian dari proses pendataan untuk skema perlindungan sosial yang terintegrasi.

Masuk Desil 1 sampai 5

Tahap awal bansos digital disebut menyasar kelompok desil 1 hingga desil 5 dengan cakupan sekitar 50 juta warga. Meski demikian, posisi desil bukan satu-satunya penentu karena kondisi dan status data setiap keluarga dapat berbeda.

Baca Juga: Harga Lexus Bekas Dinilai Bisa Jatuh Drastis, Kenapa Tidak Seperti Toyota?

Memiliki Rekening Bank Aktif

Rekening aktif di bank penyalur juga menjadi salah satu syarat yang perlu disiapkan. Bank yang disebut antara lain BRI, sedangkan wilayah Aceh dapat menggunakan BSI sesuai mekanisme penyaluran.

Pada Oktober hingga Desember 2026, proses pembuatan rekening secara massal dan gratis disebut menjadi bagian dari persiapan program.

Rp5,4 Juta Bukan Nominal Pasti

Angka Rp5,4 juta yang beredar bukan berarti setiap penerima akan mendapatkan uang tunai sebesar jumlah tersebut. Nominal itu merupakan ilustrasi atau estimasi maksimal dari akumulasi berbagai program perlindungan sosial yang terintegrasi.

Baca Juga: Warga Bogor Jadi Penumpang KM Virgo Transport 8, Keluarga Geri Donovan Masih Menunggu Kabar

“Nominal Rp5,4 juta yang banyak beredar bukanlah uang tunai mentah yang akan langsung diterima begitu saja oleh setiap orang, melainkan estimasi atau ilustrasi maksimal dari akumulasi berbagai program perlindungan sosial yang terintegrasi, di mana besarannya bisa berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing keluarga,” jelas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.

Jumlah yang diterima dapat berbeda-beda sesuai kondisi keluarga dan jenis bantuan yang memenuhi kriteria.

Siapkan IKD dan Data Pendaftaran

Masyarakat yang ingin mengikuti skema ini perlu menyiapkan IKD atau Identitas Kependudukan Digital yang telah diaktivasi melalui kantor kecamatan. Pendaftaran pada portal Perlinsos juga perlu dilakukan.

Baca Juga: KKS Terisi Rp600 Ribu untuk Bansos PKH BPNT, KPM Exclude Perlu Cek Statusnya Lagi

Dengan demikian, tahapan Oktober-Desember 2026 lebih berkaitan dengan screening data dan persiapan administrasi, sedangkan Januari 2027 menjadi rencana awal realisasi penyaluran bansos digital.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Cek Bansos
bantuan sosial Desil bansos digital exclude