RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 3 periode Juli-September 2026 masih berlangsung secara bertahap hingga 15 September 2026. Sejumlah KPM melaporkan saldo bantuan kembali masuk, termasuk penerima yang sebelumnya tidak menerima pencairan selama beberapa tahun.
Mengutip dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Rabu, 16 September 2026, bahwa pencairan yang dilaporkan meliputi validasi PKH Rp600.000 dan BPNT susulan Rp600.000. Ada pula KKS lama yang kembali menerima saldo setelah lama tidak digunakan untuk pencairan.
Cianjur Terima Saldo Validasi PKH Rp600 Ribu
KPM di Cianjur melaporkan saldo validasi PKH sebesar Rp600.000 masuk pada 15 September 2026. Pencairan ini menjadi bagian dari proses penyaluran PKH tahap 3 yang berlangsung secara bertahap.
Baca Juga: Gim Kimia Ciptaan SMK AK Nusa Bangsa Bogor Bawa Siswa Masuk ke Laboratorium yang Hilang
Waktu masuk saldo dapat berbeda antara KPM karena bergantung pada status data dan proses penyaluran masing-masing rekening.
KKS BRI di Lombok Tengah Kembali Cair
Di Lombok Tengah, KPM pemegang KKS BRI yang disebut hampir lima tahun tidak menerima pencairan akhirnya kembali mendapatkan bantuan. Proses tersebut dilakukan setelah KPM memperoleh bantuan perbaikan dari pendamping sosial.
Kasus ini menjadi salah satu contoh bahwa KPM yang sudah lama tidak menerima bantuan dapat kembali memeriksa status kepesertaannya.
Baca Juga: PJU Padam di Parungpanjang Bogor, Warga Khawatir Jalan Makin Rawan
BPNT Susulan Rp600 Ribu Masuk di Jawa Timur
Sejumlah KPM pemegang KKS BNI di Jawa Timur dilaporkan menerima BPNT susulan sebesar Rp600.000.
KPM yang belum mendapatkan BPNT tahap 3 dapat kembali mengecek saldo KKS untuk memastikan apakah pencairan susulan sudah masuk.
KKS Lama di Cirebon dan Jakarta Terisi
KPM di Cirebon dan Jakarta yang menggunakan KKS lama juga melaporkan saldo BPNT Rp600.000 masuk pada 14 dan 15 September. Sebagian KKS tersebut sebelumnya sudah lama tidak menerima pencairan, bahkan ada yang disebut terhenti sekitar tiga tahun.
Baca Juga: Warga Memanas, Polisi Evakuasi Terduga Pelaku Asusila di Parung Bogor
“Sejumlah KPM kembali menemukan saldo BPNT Rp600.000 di KKS yang sudah lama tidak digunakan untuk pencairan. Saldo tersebut terpantau masuk pada 14 hingga 15 September,” jelas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Karena itu, KPM dengan riwayat pencairan yang terhenti cukup lama dapat melakukan pengecekan ulang terhadap saldo dan status bantuannya.
KPM Desil 1 sampai 4 Perlu Cek Status
KPM yang berada dalam desil 1 sampai 4 dan sebelumnya tidak menerima bantuan dapat memastikan kembali status kepesertaannya. Pengecekan bisa dilakukan melalui saluran resmi atau dengan berkonsultasi kepada pendamping sosial setempat.
Baca Juga: Mobil Berebet dan Kurang Tenaga? Cek Platina, Bisa Jadi Pengapian Tidak Stabil
Selain melihat saldo KKS, KPM perlu memastikan apakah masih tercatat sebagai penerima dan memiliki data bayar untuk periode pencairan yang berjalan. Penyaluran tetap bergantung pada status masing-masing KPM dan proses di wilayahnya.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel