RADAR BOGOR - Sekitar 4 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru disebut masuk sasaran bansos untuk kelompok desil 1 sampai 4. Proses penyalurannya kini memasuki tahapan buka rekening kolektif (Burekol) melalui bank penyalur Himbara.
Selain KPM baru, melansir dari kanal Youtube Sukron Channel pada Jumat, 25 September 2026, sejumlah penerima bansos reguler masih menghadapi kendala seperti status exclude dan perubahan desil. Sementara itu, bantuan beras alokasi Juli-September 2026 masih disalurkan dan digitalisasi Perlinsos mulai dipersiapkan untuk pendataan penerima bantuan 2027.
Baca Juga: Dana Desa Dipangkas, Kades di Nanggung Bersyukur Ada Bantuan Keuangan Kabupaten Bogor
4 Juta KPM Baru Menunggu Burekol
Sekitar 4 juta KPM baru yang masuk desil 1 sampai 4 disebut sedang diproses untuk pembukaan rekening. Koordinasi dilakukan dengan bank penyalur Himbara, termasuk BRI dan Bank Mandiri.
KPM yang melihat status proses burekol di SIKS-NG, terutama warga yang sebelumnya menerima bantuan beras tetapi belum memperoleh PKH atau BPNT, masih perlu menunggu jadwal pembukaan rekening.
KKS dan buku tabungan nantinya diserahkan melalui mekanisme undangan dari bank penyalur yang dikoordinasikan dengan aparat setempat. Setelah rekening siap, saldo bantuan akan diisi melalui top-up terpusat oleh bank.
Baca Juga: KPM Bansos PKH BPNT Bersiap, Pendataan Perlinsos Mulai Dibuka Oktober
Status Exclude Bisa Diajukan Sanggah
KPM yang terkena status exclude perlu melihat penyebab perubahan kepesertaan. Salah satu indikasi yang disebut dapat memengaruhi status bansos adalah keterkaitan anggota keluarga dengan game online terlarang, selain masalah ketidaksesuaian data.
Jika merasa keputusan tersebut tidak sesuai, KPM dapat mengajukan sanggah dengan melengkapi surat pernyataan. Apabila sanggah disetujui setelah pemeriksaan data, kepesertaan berpeluang diproses kembali pada penyaluran berikutnya.
Perubahan Desil Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Ekonomi
KPM yang bansosnya tidak tersalurkan karena perubahan desil dapat mengajukan pembaruan apabila data ekonomi yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Baca Juga: Bukan Modal atau Teknologi, Faktor Personal Jadi Penghambat Utama UMKM Naik Kelas
Pengajuan pembaruan dilakukan melalui mekanisme yang tersedia di situs resmi BPS dengan melampirkan dokumen pendukung, termasuk surat pernyataan dari kepala desa sesuai ketentuan.
Namun, pembaruan tidak perlu diajukan apabila kondisi ekonomi keluarga memang sudah tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan.
Bantuan Beras dan Perlinsos Digital
Kabar lainnya dari kanal Youtube Cek Bansos pada Jumat, 25 September 2026, penyaluran bantuan beras alokasi Juli-September 2026 masih berlangsung. KPM desil 1 sampai 4 juga disebut menjadi sasaran untuk alokasi Oktober-Desember.
Baca Juga: Danone Indonesia dan Kampus Bisnis Umar Usman Hadirkan Damping Award 2024 bagi Pelaku UMKM Bogor
Mulai Oktober 2026, layanan Perlinsos secara digital akan diterapkan bertahap di sejumlah daerah. Prosesnya berkaitan dengan penggunaan KTP dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui ponsel.
Lansia atau warga yang tidak mempunyai ponsel dapat memperoleh bantuan dari agen Perlinsos saat melakukan proses pendataan. Sistem ini disiapkan sebagai bagian dari pemutakhiran data penerima bansos untuk 2027.
“Bagi lansia yang tidak memiliki ponsel, nantinya akan dibantu oleh agen Perlinsos sebagai persiapan penyeleksian penerima bansos di tahun 2027,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Baca Juga: Bansos PKH Validasi Cair Bersamaan BPNT Susulan, Ini Nominalnya
Jadup Disalurkan untuk Wilayah Terdampak Bencana
Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) atau bantuan isi hunian melalui PT Pos Indonesia ditujukan untuk wilayah tertentu yang terdampak bencana, termasuk sejumlah daerah di Aceh dan Sumatera.
Nominalnya disebut sekitar Rp3 juta atau lebih dan dapat berbeda sesuai jumlah anggota keluarga. Bantuan ini tidak berlaku secara umum untuk seluruh KPM di Indonesia karena berkaitan dengan kondisi wilayah penerima.
Bantuan PPSE Mulai Masuk melalui Bank Mandiri
Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PPSE) merupakan bantuan pemberdayaan ekonomi atau modal usaha dengan nilai sekitar Rp5 juta.
Baca Juga: Pipa Termostat Vario Karburator Patah Bisa Disambung, Begini Trik yang Perlu Diketahui Warga Bogor
Penyaluran mulai terpantau secara bertahap melalui Bank Mandiri bagi penerima yang sebelumnya telah menjalani asesmen atau wawancara mengenai rencana penggunaan modal usaha.
KPM PKH yang sudah memiliki usaha dan ingin mengetahui proses program tersebut dapat berkoordinasi dengan pendamping masing-masing untuk memastikan status dan tahapan yang harus dilalui.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos, YouTube SUKRON CHANNEL