RADAR BOGOR - Perum Bulog dan Komisi IV DRP RI meluncurkan bantuan pangan beras tahap ketiga hingga akhir tahun 2026.
Penyaluran bansos tambahan pangan tersebut disalurkan atas persetujuan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menjaga daya beli dan meringankan beban pengeluaran rumah tanggga.
Dikutip dari akun Instagram resmi Perum Bulog, bantuan beras ini akan menyasar 33,2 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: PKH BPNT Tahap 4 Belum Cair, KKS Baru Justru Terima Bansos Rangkap
Setiap KPM akan mendapatkan aloasi 10 kg beras per bulan, yaitu untuk Oktober, November, dan Desember 2026.
Proses penyaluran dilakukan tiga bulan sekaligus, sehingga masing-masing penerima bantuan pangan akan mendapatkan 30 kg.
Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi lokasi peluncuran bantuan pangan beras tahap tiga ini secara nasional, tepatnya berlangsung di Kelurahan Potorono, Bantul, pada 20 Oktober 2026.
Baca Juga: Kabar Bansos 20 Oktober 2026: Dua Bantuan Dikabarkan Cair Minggu Ini
Kegiatan tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan Perum Bulog dalam menagwal penyaluran bantuan pangan yang tepat sasaran.
Pemerintah menginginkan bantuan tersebut bisa sampai ke tangan penerima manfaat secara tepat waktu, tepat kualitas di seluruh penjuru tanah air.
Perum Bulog akan mengoptimalkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebagai kesiapan jaringan pergunaan, serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung kelancaran penebalan bansos pangan tersebut.
Baca Juga: Bansos Oktober 2026, PKH Masuk KKS dan PIP SD-SMA Dilaporkan Cair
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan bahwa Perub Bulog berkomitmen, bantuan beras harus sampai tepat sasaran baik dari segi kualitas, hingga waktu penyalurannya.
"Prinsip kami jelas, bantuan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dengan kualitas yang baik, jumlah yang sesuai, dan waktu penyaluran yang tepat," ucap Ahmad Rizal.***
Editor : Asep SuhendarSumber : Instagram @perum.bulog