Update Saldo KKS Bansos Rp600 Ribu, Begini Progres Pencairan Tahap 4

Mutia Tresna Syabania • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:46 WIB
Ilustrasi kartu KKS milik KPM (Instagram @pemkot_bekasi)
Ilustrasi kartu KKS milik KPM (Instagram @pemkot_bekasi)

RADAR BOGOR - Laporan transaksi saldo bansos masuk pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kembali marak terjadi pada pertengahan Oktober 2026. 

Sejumlah KPM bansos melaporkan adanya pengisian saldo secara tiba-tiba dengan nominal Rp600.000, maupun nilai komponen PKH lainnya di Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI), sebagaimana dilansir dari YouTube Nita's TV. 

Kemensos menegaskan, transaksi yang terjadi saat ini merupakan pencairan susulan dan penyesuaian sistem (validation by system), bukan merupakan awal dimulainya penyaluran nasional reguler Tahap 4 (alokasi Oktober, November, dan Desember 2026).

Baca Juga: Rincian Bansos KKS Susulan dan PIP, Ini Bukti Transaksi Bank Himbara

Masuknya dana ke rekening KKS pada pertengahan Oktober dipicu oleh dua mekanisme utama dari Kementerian Sosial.

KPM yang sebelumnya hanya menerima bantuan PKH murni (tanpa sembako) terpilih oleh sistem untuk mendapatkan kuota BPNT susulan, sehingga saldo sebesar Rp600.000 (alokasi 3 bulan) langsung ditransfer ke rekening KKS.

KPM penerima BPNT murni yang dalam data kependudukannya memiliki komponen PKH (seperti balita, anak sekolah, atau lansia) secara otomatis diangkat oleh sistem menjadi penerima PKH susulan Tahap 3.

Selain validasi sistem, pencairan dana pertengahan Oktober ini juga menyasar KPM yang pada periode Triwulan III (Juli–September) sempat mengalami kendala administrasi perbankan. 

KPM yang status di SIKS-NG nya baru saja berubah menjadi Standing Instruction (SI), setelah perbaikan data kependudukan kini dapat mencairkan hak bantuannya yang sempat tertunda.

Baca Juga: Knalpot Motor Nembak Saat Gas Ditutup? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Seluruh saldo yang ditarik saat ini merupakan penyelesaian alokasi Tahap 3. 

Periode salur reguler Tahap 4 di SIKS-NG masih dalam tahap penarikan data dan pengolahan (Final Closing).

Untuk menghindari kebiasaan mengecek ATM berulang kali yang berisiko merusak pita magnetik Kartu KKS. 

KPM diimbau mengaktifkan layanan M-Banking (Wondr by BNI, BRImo, Livin' by Mandiri, atau BSI Mobile) untuk memantau mutasi rekening secara real-time.

Tanyakan status keaktifan nama Anda pada SIKS-NG melalui Pendamping Sosial PKH atau Operator Desa setempat, sebelum menuju ke lokasi penarikan.

Baca Juga: Pencairan TPG Non-ASN Rapel 3 Bulan dan Solusi Kendala Rekening

Bagi KPM BPNT/PKH murni, lakukan pengecekan saldo sesekali karena ada potensi penetapan bantuan komplementer secara otomatis oleh pusat.

Pastikan Kartu KKS dan nomor PIN disimpan secara mandiri dan tidak dipinjamkan kepada pihak mana pun. 

Pantau terus informasi resmi dari Pendamping Sosial di wilayah Anda untuk mendapatkan kepastian tanggal pencairan bansos reguler Tahap 4 nasional.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
bpnt kpm bansos kks pkh