Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kisah Zainal Arifin, Tukang Loper Koran Naik Haji, Nabung Setiap Hari Selama Belasan Tahun

Reka Faturachman • Kamis, 9 Mei 2024 | 20:16 WIB
Muka sumringah Zainal Arifin, seorang loper koran di Bogor yang bisa berangkat naik haji tahun ini.
Muka sumringah Zainal Arifin, seorang loper koran di Bogor yang bisa berangkat naik haji tahun ini.

RADAR BOGOR - Mimpi Zainal Arifin, loper koran di Bogor untuk naik haji, sebentar lagi terwujud.

Setelah menabung selama 11 tahun, dengan menyisihkan uang hasil kerjanya sebagai loper koran, Zainal Arifin akhirnya akan naik haji, berangkat ke Tanah Suci.

Untaian syukur tak henti-henti keluar dari mulut Zainal Arifin, karena akhirnya, seorang loper koran bisa naik haji.

Meski sudah memasuki usia senja, tangannya masih cekatan membereskan barang-barang ke dalam koper berwarna merah-putih yang akan dibawanya menuju Tanah Suci.

Warga Babakan Sirna RT 3 RW 2, Kelurahan Tegallega, Kecanatan Bogor Tengah itu masuk ke dalam daftar Calon Jemaah Haji (Calhaj) Kota Bogor tahun ini.

Ia akan berangkat pada gelombang pertama pemberangkatan Kota Bogor bersama Calhaj lain yang ada di Kloter 20.

Bagi Zainal, ini merupakan buah dari kesabaran dan penantian panjang. Selama 11 tahun ia menyisihkan hasil jerih payahnya mengantarkan koran dari 1 tempat ke tempat lain.

Uang itu ditabung sedikit demi sedikit untuk melunasi biaya haji.

"Saya mulai nabung di Bank untuk haji dari tahun 2013. Waktu itu setor Rp25 juta sebagai awalan. Bukan cuma hasil tabungan sendiri tapi dibantu anak-anak juga. Setelah itu melanjutkan nabung sampai lunas," terangnya kepada Radar Bogor.

Profesi loper koran memang sudah dijalani Zainal sejak lama.

Ia memulai pekerjaannya itu di tahun 1963 saat dirinya duduk di bangku kelas 3 SD.

"Awalnya jadi pengecer koran karena ikut kakak. Waktu itu saya keliling Kota Bogor dengan berjalan kaki bahkan sampai ke Tajur dan Ciawi. Koran dan majalahnya yang lama, sekarang sudah banyak yang tidak ada," tutur pria berusia 68 tahun itu.

Meski hanya bekerja sebagai loper koran, keuletan, dan kegigihan Zainal, berhasil membuatnya juga dapat menyekolahkan ke-5 anaknya dengan luar biasa, hingga mendapat gelar sarjana di perguruan tinggi ternama.

Menurut dia, merasa cukup dan bersyukur adalah kunci keberhasilannya selama ini.

Pendapatan yang terbatas, tak membuatnya menyerah dan jauh dari Tuhan.

Ia justru memandang kondisi itu sebagai hal yang patut untuk disyukuri.

"Alhamdulillah juga saya diberikan istri yang hebat. Dia pahlawan menurut saya. Uang hasil kerja dikelola dengan baik bahkan ada sisa untuk ditabung setiap hari. Sampai akhirnya saya bisa berangkat haji," ucapnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kota bogor #Loper koran #naik haji #zainal arifin