RADAR BOGOR - Tumpukan sampah menggunung di sejumlah ruas Jalan Raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor, pasca libur panjang Iduladha 1445 H.
Salah satu titik tumpukan sampah yang ada, tepatnya terlihat di Warung Seri, Ciawi, Kabupaten Bogor.
Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah sepanjang kurang lebih 20 meter di Kabupaten Bogor itu juga memakan bahu jalan, hingga mengganggu pengendara.
Kondisi itu dikeluhkan salah satu pengendara roda dua, Rizal yang kebetulan melintas di jalan tersebut.
"Orang ketika melintas ke arah Puncak harusnya nyaman, ini malah disuguhi pemandangan gunung sampah di pinggir jalan," keluhnya kepada Radar Bogor, Rabu (19/6).
Menurutnya, hal itu jelas mengganggu bukan hanya pengguna jalan, namun juga warga yang beraktivitas di sekitar tumpukan sampah tersebut.
Terlebih, di jalan tersebut juga terdapat sejumlah warung milik pelaku usaha kecil.
"Seharusnya yang seperti ini harus cepat ditangani, apalagi Puncak ini kawasan wisata. Jangan sampai jadi preseden buruk bagi pemerintah daerah," katanya.
Dari pantauan, tidak hanya di Jalan Raya Ciawi, tumpukan sampah juga terlihat di ruas Jalan Raya Puncak di wilayah Megamendung hingga Cisarua.
Saat dikonfirmasi, Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah III Ciawi, Doni Romdoni mengaku pihaknya telah mulai mengangkut sampah di TPS di wilayah Puncak ke TPA Galuga.
Namun, lantaran ada armada sampah yang terkendala kerusakan, sehingga sejumlah titik TPS belum tertangani.
"Truk sampah trontonnya ada kendala di Laladon, dan lagi dibetulkan. Tapi sekarang sudah diperintahkan untuk naik mengangkut sampah itu," jelasnya.
Sementara armada lainnya, kata dia, juga sibuk untuk mengangkut tumpukan sampah di titik lainnya.
Sehingga belum bisa menangani titik TPS lainnya lantaran jarak ke TPA Galuga juga cukup jauh.
"Sementara jalur lain juga sama masalahnya, banyak yang harus ditangani. Mungkin besok pagi baru bisa ditangani," tandasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga