RADAR BOGOR, Proses pengangkutan yang tidak berjalan maksimal, membuat sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Gang Ardio, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menumpuk dan meluber.
Ketua RT 1 RW 5, Bio Caraswalaz mengatakan, kondisi tumpukan sampah ini kerap dikeluhkan warga.
Tumpukan sampah tersebut dinilai mengganggu estetika lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap.
"Itu tumpukannya sudah meluber melewati TPS-nya. Kalau hujan kondisinya tambah parah. Airnya mengalir ke bawah menimbulkan bau dan licin juga," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (11/7/2024).
Bio menyebut, penumpukan terjadi karena proses pengangkutan yang dilakukan tidak maksimal.
Setiap kali datang, petugas tidak mengangkut seluruh sampah di TPS secara menyeluruh. Hanya sebanyak 20-30 persen saja, sehingga menyisakan tumpukan sampah.
"Mereka (petugas) sebelum datang ke sini sudah ngangkut di TPS lain. Ini titik terakhir sehingga mobilnya sudah penuh sehingga hanya sebagian sampah saja yang ditumpuk," terang Bio.
Padahal menurut dia produksi sampah dari masyarakat tak bisa dibendung. Hampir setiap hari bahkan setiap jam terdapat masyarakat yang membuang sampah ke TPS ini. Terlebih, TPS ini menampung sampah dari 3 RW dengan total penduduk lebih dari 500 keluarga.
Dirinya berharap ke depan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan evaluasi pada proses pengangkutan sampah di wilayahnya.
Dia ingin persoalan armada sampah yang kerap disebut DLH Kota Bogor dapat segera dituntaskan.
"Selain bau dan tidak enak dipandang, kami juga khawatir tumpukan sampah ini menimbulkan permasalahan kesehatan pada warga," ucap Bio.
Pantauan Radar Bogor menunjukkan pihak DLH Kota Bogor telah berupaya mengangkut tumpukan sampah di TPS Gang Ardio. Satu unit armada truk sampah dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah itu.(fat)
Editor : Alpin.