Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saluran Air Tersumbat Timbulkan Genangan, Warga di Cibinong Bogor Inisiatif Lakukan Ini 

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 14 Juli 2024 | 14:35 WIB
Warga Kampung Bedan Cibinong, Pabuaran Mekar, kerja bakti bersihkan saluran air tersumbat Warga Kampung Bedan Cibinong, Pabuaran Mekar, kerja bakti bersihkan saluran air tersumbat (Fauzan/Radar Bogor)
Warga Kampung Bedan Cibinong, Pabuaran Mekar, kerja bakti bersihkan saluran air tersumbat Warga Kampung Bedan Cibinong, Pabuaran Mekar, kerja bakti bersihkan saluran air tersumbat (Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Warga Kampung Bedan RT 05 Rw 03, Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, berinisiatif membersihkan saluran air yang tersumbat pada Minggu (14/7/2024).

Saluran air tersumbat itu berlokasi di simpang Jalan H Abdul Ghani, Pabuaran Mekar, Cibinong, sebelum pertigaan Klinik Melati perbatasan Bogor-Depok.

Sejak pukul 07.30 WIB, sejumlah warga Kampung Bedan Cibinong sudah berkumpul untuk membersihkan saluran air tersumbat yang menyebabkan genangan air tak kunjung surut.

Ketua RT 05 Kampung Bedan Cibinong, Muhammad Nuh menjelaskan, memang saluran air diwilayahnya itu sudah lama tersumbat, bahkan kurang lebih satu tahun.

“Nah kalau yang membuat kita sampe turun kaya gini itu gara gara sudah 3 hari air tergenang bahkan sampai banjir, airnya segini (Sambil Menunjuk Betisnya),” kata Muhammad Nuh.

Muhammad Nuh menjelakan ternyata, saat dicek oleh warganya, saluran air disimpang Jalan H Abdul Ghani itu dipenuhi oleh lumpur dan tanah.

“Pada mampet akhirnya kita inisiatif seluruh warga nih, khususnya RT 05 kita gotong royong, buat angkat lumpurnya terus bikin biopori peresapannya,” paparnya.

Muhammad Nuh mengaku kalau pihaknya sudah sempat melapor ke pemerintah setempat namun lagi-lagi tidak berhasil menemukan solusi yang diharapkan.

“Waktu itu kita dijembatanin sama LPM pihak kelurahan juga sudah koordinasi dengan dinas terkait yang ada di Depok, akhirnya ga nemu titik temu,” kata Muhammad Nuh.

“Karena kata Pemerintah Depok itu ranahnya Bogor, tapi dari Bogor bilang itu ranahnya Depok,” sambungnya.

Sekarang, kata Muhammad Nuh, pihaknya bingung harus ngadu pada siapa, karena kebijakannya selalu dilempar-lempar oleh pemerintah setempat.

“Pemerintah mohon perhatikanlah, pokonya saya minta tindakannya, kalau mungkin harus ketingkat provinsi ya mudah-mudahan si didengar,” harapnya. (cr1)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #cibinong #saluran air