Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sebelum Memasang Kawat Gigi, Beberapa Hal Ini Harus Warga Bogor Ketahui Agar Tak Timbul Efek Samping 

Yosep Awaludin • Selasa, 27 Agustus 2024 | 08:23 WIB
Ilustrasi kawat gigi
Ilustrasi kawat gigi

RADAR BOGOR—Pemasangan kawat gigi adalah prosedur yang dilakukan untuk memperbaiki gigi yang tidak teratur atau posisi rahang yang tidak biasa.

Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, behel atau kawat gigi harus digunakan selama setidaknya satu hingga tiga tahun setelah dipasang.

Ketika mulut tertutup, susunan gigi geraham atas sedikit di depan susunan gigi geraham bawah. Dalam situasi ini, lekukan gigi geraham atas juga harus selaras dengan lekukan gigi geraham bawah sehingga dibutuhkan kawat gigi.

Jika rahang dan susunan gigi tidak normal, proses mengunyah makanan dapat terganggu. Hal ini juga dapat merusak gigi dan bahkan mengubah bentuk wajah.

Ketidaksesuaian dalam susunan gigi atau posisi rahang biasanya muncul pada usia 7 tahun, saat gigi permanen mulai tumbuh.

Jika Anda memiliki anak dengan kondisi tersebut, temui dokter gigi untuk memasang kawat gigi. Ini biasanya dilakukan jika kelainan posisi atau susunan gigi tidak terlalu parah.

Beragam Jenis Kawat Gigi 

Dokter dapat memasang beberapa jenis behel atau kawat gigi berdasarkan kondisi gigi pasien, seperti:

- Conventional Braces

Kawat gigi yang biasa disebut braces dipasang di depan gigi. Mereka dapat terbuat dari logam, keramik, atau plastik.

- Lingual Braces

Lingual braces adalah kawat gigi yang dipasang di belakang gigi, sehingga biasanya tidak dapat dilihat dari depan.

- Clear Aligner

Jenis kawat gigi berbahan plastik bening yang disebut clear aligner dapat dilepas pasang dan harus dibersihkan secara teratur.

- Self-ligating Braces

Kawat gigi self-ligating menggunakan logam kecil pada bracket, bagian kawat gigi yang berfungsi sebagai penopang.

Tujuan Pemasangan Kawat Gigi dan Indikasi

Dokter gigi akan menyarankan pemasangan kawat gigi pada pasien dengan kondisi berikut:

- Tidak normal pertumbuhan gigi, seperti gigi menumpuk atau terlalu renggang
- Rahang atau gigi atas jauh lebih maju daripada rahang atau gigi bawah (tonggos)
- Rahang atau gigi bawah lebih maju daripada rahang atau gigi atas (cameh)
- Kelainan pada posisi rahang yang menyebabkan gigi depan atas dan bawah tidak bersentuhan satu sama lain

Peringatan dan Kontradikasi yang terkait pemasangan kawat gigi

Pemasangan kawat gigi sebaiknya dilakukan antara usia 12 dan 13 tahun untuk mencapai hasil yang diinginkan. Ini karena pada usia ini gigi susu biasanya tanggal tetapi rahang masih dalam tahap pertumbuhan, sehingga posisinya masih dapat diubah.

Karena rahang orang dewasa sudah tidak lagi berkembang, pemasangan kawat gigi dapat membutuhkan waktu yang lebih lama daripada pada anak-anak.

Karena pemasangan kawat gigi tidak dapat mengatasi kelainan posisi rahang yang parah, pasien harus menjalani bedah reposisi rahang.

Sebelum Instalasi Kawat Gigi

Sebelum pemasangan kawat gigi, dokter akan memeriksa kondisi gigi pasien. Kemudian, mereka akan melihat gambar Rontgen untuk mengetahui struktur gigi mereka.

Selain itu, pasien dapat diminta untuk menggigit cetakan gigi yang bertekstur lembut selama beberapa menit, sehingga dokter dapat melihat bagaimana rahang dan gigi mereka terbentuk.

Dokter dapat mencabut beberapa gigi pasien untuk membuka ruang untuk gigi lain jika gigi mereka bertumpuk atau rahang mereka terlalu sesak dengan susunan gigi mereka.

Metode Pemasangan Kawat Gigi

Hasil pemeriksaan gigi sebelumnya akan menentukan jenis kawat gigi yang digunakan. Prosedur pemasangan kawat gigi terdiri dari beberapa tahap:

- Memasang bracket di bagian dalam atau permukaan luar gigi
- Memasang cincin di sekitar gigi geraham.
- Sebelum memasang cincin, dokter akan menempatkan karet yang sangat kecil di antara gigi geraham untuk membuat ruang.
- Setelah itu, dokter akan memasang tabung khusus di gigi geraham terakhir untuk mengunci ujung kawat gigi. - Kawat lentur menghubungkan bracket dan cincin pengunci untuk mengatur pergerakan gigi.
- Menempatkan aksesori, seperti tali elastis atau headgear, untuk memastikan gigi tetap berada di posisi yang tepat dan memudahkan pergerakan gigi

Setelah Instalasi Kawat Gigi

Dokter akan menyesuaikan kawat gigi setelah dipasang dengan membengkokkannya atau mengencangnya. Proses penyesuaian ini akan menempatkan tekanan pada susunan gigi dan secara bertahap mengubah posisi gigi sesuai dengan posisinya seharusnya.

Dokter gigi akan menekan rahang atas dan bawah menggunakan karet elastis jika diperlukan untuk memperbaiki posisinya.

Usai penyesuaian, nyeri ringan mungkin akan terasa di gigi dan rahang. Untuk meredakannya, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau asam mefenamat. Namun, jika nyeri terus berlanjut atau memburuk, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Setelah kawat gigi dicopot, pasien harus menggunakan retainer. Retainer berguna untuk mencegah susunan gigi kembali ke posisi sebelumnya sebelum pemasangan kawat gigi. Retainer dapat digunakan secara permanen atau dilepas pasang.

Efek Samping dari Pemasangan Kawat Gigi

Meskipun pemasangan kawat gigi merupakan prosedur yang aman, ada beberapa komplikasi yang dapat muncul, seperti:

Baca Juga: Wadahi Potensi dan Prestasi Anak, Komite SDN Sukadamai 3 Kota Bogor Helat Kejuaraan Futsal Antar SD/Sederajat se-Jawa Barat

- Gigi berlubang
- Karang gigi yang terbentuk karena sisa makanan yang tertinggal di sela-sela kawat gigi
- Radang gusi (gingivitis)
- Sariawan yang disebabkan oleh goresan kawat gigi
- Reaksi alergi terhadap bahan kawat gigi

Akibat tekanan kawat gigi yang memendekkan akar gigi, gigi dapat goyang. Pasien disarankan untuk melakukan hal-hal berikut untuk mengurangi kemungkinan komplikasi:

- Menyikat gigi secara teratur, terutama setelah makan
- Secara teratur membersihkan celah antara kawat dan gigi dengan benang gigi, juga disebut dental floss
- Hindari makan makanan lengket seperti permen karet, karamel, atau kembang gula
- Hindari makanan bertekstur keras, seperti kacang-kacangan, karena dapat merusak kawat
- Secara teratur mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan dan pembersihan kawat. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#kawat gigi #bogor #prosedur