RADAR BOGOR - Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong mencatatkan prestasi dengan meraih penghargaan Platinum di Bina Mitra UMKM Award 2025.
Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk - SIG dalam memajukan dan mendorong pengembangan program pemberdayaan masyarakat sekitar untuk mencapai target Pembangunan Berkelanjutan 2030, kembali mendapatkan apresiasi dengan diraihnya dua penghargaan pada ajang Bina Mitra UMKM Award 2025.
Ajang tersebut digelar oleh Corporate Forum for CSR Development (CFCD) Foundation dan didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Perindustrian RI di Jakarta, 14 Mei 2025.
Bina Mitra UMKM Award 2025 adalah ajang tahunan yang mengapresiasi komitmen dan realisasi inisiatif-inisiatif dalam memberi dukungan kepada UMKM untuk naik kelas.
Pada gelaran kali ini, Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong meraih dua kategori dengan predikat Platinum yakni Pembina UMKM Terbaik serta UMKM Terbaik untuk program Penguatan Lembaga Keuangan Pro BUMI (PAKU BUMI) sebagai Poros Pemberdayaan.
General Affairs and Community Relations Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong Nur Lailiyah mengatakan penghargaan ini bukan hanya sekedar bukti nyata komitmen Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong dalam mendampingi mitra binaan agar mampu tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan, tetapi bagaimana pihaknya ingin membangun masa depan ekonomi lokal yang lebih tangguh dan inklusif.
"Ke depan, Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong akan terus mendorong berbagai langkah strategis untuk memperkuat program CSR (Corporate Social Responsibility) yang berfokus pada tiga pilar utama yaitu sosial, ekonomi serta lingkungan demi mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera di sekitar wilayah operasionalnya," ujar Nur Lailiyah.
Menuju Koperasi yang Inklusif dan Berkelanjutan
Sementara itu sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat, Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong meyakini bahwa kesuksesan bisnis harus selaras dengan kemajuan sosial di sekitarnya.
Hal tersebut tercermin pada metamorfosis Koperasi Konsumen Swadaya Pribumi Klapanunggal (KKSPK) dari lembaga simpan pinjam, menjadi koperasi serba usaha yang berkomitmen dan peduli terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan.
"Ini merupakan salah satu komitmen jangka panjang kami untuk mengembangkan program PAKU BUMI yang tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari, tetapi juga berkembang dan berdaya saing," lanjut wanita yang disapa Laily tersebut.
Mengadopsi prinsip kemandirian dan inovasi, program PAKU BUMI juga turut andil dalam menumbuhkan semangat para pemangku kepentingan untuk melakukan penanaman pohon berbasis masyarakat yang telah mencapai 47.900 pohon dengan potensi serapan CO2 sebesar 8,6 juta ton CO2.
"Kami percaya bahwa pemberdayaan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan berdampingan," imbuhnya.
Melalui PAKU BUMI, pihaknya kaya Laily berupaya melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, dan pemerintah lokal untuk bersama-sama membangun ekosistem yang tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan.
KKSPK adalah salah satu kelompok masyarakat binaan yang dibentuk oleh Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong pada 2006 untuk membuka akses pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah (UMKM) di sekitar area operasional.
Sejak 2018, KKSPK sudah dipercaya oleh Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong dan menjadi mitra dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat dan sampai saat ini, penerima manfaat dari layanan KKSPK sudah mencapai lebih dari 8.500 orang.
Editor : Eka Rahmawati