Dalam ajang tersebut, BRI berhasil mendapatkan predikat Domestic Liquidity Management Bank of the Year dan Domestic Retail Bank of the Year.
Pencapaian ini menjadi gambaran atas keberhasilan perseroan dalam meningkatkan kemampuan bisnis, mempercepat digitalisasi layanan, serta mengembangkan berbagai solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dari beragam segmen.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar kepada nasabah.
Menurutnya, BRI ingin mempertahankan posisi sebagai mitra keuangan yang dapat diandalkan dalam berbagai tahapan perjalanan finansial nasabah.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan aset pada saat ini tidak hanya berkaitan dengan upaya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga bagaimana nilai tersebut dapat dipertahankan dan diteruskan kepada generasi berikutnya.
Baca Juga: BRI Bersama Danantara Memperkuat Ekonomi Kerakyatan, UMKM Naik Kelas hingga ke Pelosok
Oleh sebab itu, BRI terus mengembangkan layanan yang dinilai relevan dengan kebutuhan finansial masyarakat.
Penghargaan Domestic Liquidity Management Bank of the Year diberikan atas kemampuan BRI menyediakan sistem pengelolaan likuiditas yang terintegrasi bagi nasabah korporasi maupun institusi.
Melalui layanan treasury dan cash management, perseroan membantu dunia usaha mengatur arus kas secara lebih optimal, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperoleh dukungan dalam proses pengambilan keputusan melalui sistem transaksi dan pengelolaan likuiditas yang terhubung.
Salah satu faktor yang mendukung pencapaian tersebut adalah QLola by BRI, sebuah platform integrated corporate solution yang menggabungkan berbagai layanan dalam satu ekosistem digital.
Platform tersebut mencakup cash management, trade finance, supply chain, foreign exchange, hingga investment services.
Dengan sistem terintegrasi tersebut, nasabah korporasi dapat melakukan pengelolaan transaksi dan likuiditas melalui satu akses secara lebih praktis, aman, efisien, dan berlangsung secara real-time.
Hingga Juni 2026, jumlah pengguna QLola by BRI tercatat telah melampaui 384 ribu pengguna atau meningkat 49 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan penggunaan tersebut juga diikuti peningkatan volume transaksi yang mencapai Rp6.857 triliun, atau tumbuh 35 persen secara tahunan (YoY).
Pada periode yang sama, jumlah transaksi melalui QLola by BRI mencapai sekitar 43,1 juta transaksi. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan 28 persen secara tahunan. Aktivitas tersebut turut memberikan kontribusi terhadap penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perseroan yang mencapai Rp309 triliun serta Fee Based Income (FBI) sebesar Rp53,8 miliar.
Dhanny menjelaskan bahwa pemanfaatan QLola by BRI kini telah menjangkau berbagai bidang usaha. Penggunaannya antara lain berasal dari sektor agribisnis, pertambangan, fast-moving consumer goods (FMCG), telekomunikasi, hingga industri ekonomi digital seperti e-commerce dan fintech.
Perkembangan tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan pelaku usaha terhadap layanan digital yang dapat membantu mengelola aspek keuangan sekaligus operasional bisnis secara terintegrasi, efisien, dan real-time.
“Ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap solusi digital yang mampu mendukung pengelolaan keuangan dan operasional bisnis secara efisien, terintegrasi, dan real-time,” jelas Dhanny.
Selain mendapatkan apresiasi atas layanan korporasi, BRI juga meraih penghargaan Domestic Retail Bank of the Year. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi BRI dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, meningkatkan kemampuan digital, serta menciptakan inovasi produk yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah ritel.
Dengan dukungan jaringan pelayanan yang tersebar luas dan ekosistem digital yang terus dikembangkan, BRI berupaya memberikan layanan perbankan yang semakin mudah diakses, aman, serta inklusif bagi masyarakat dari berbagai lapisan.