Rayakan Hari UMKM Nasional, Aksesmu Ajak Seribu Pedagang Liburan di Bogor

Muhammad Ruri Ariatullah • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:52 WIB
PT Sumber Trijaya Lestari (Aksesmu) mempertemukan sekitar 1.000 Pedagang warung dari berbagai wilayah Indonesia melalui Temu Pedagang Aksesmu 2026. (Dok. Aksesmu)
PT Sumber Trijaya Lestari (Aksesmu) mempertemukan sekitar 1.000 Pedagang warung dari berbagai wilayah Indonesia melalui Temu Pedagang Aksesmu 2026. (Dok. Aksesmu)

RADAR BOGOR – PT Sumber Trijaya Lestari (Aksesmu) mempertemukan sekitar 1.000 Pedagang warung dari berbagai wilayah Indonesia melalui Temu Pedagang Aksesmu 2026 yang digelar di Jungle Land Adventure Theme Park, Bogor, Kamis, 27 Agustus 2026.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Aksesmu kembali menggelar Temu Pedagang sebagai wadah untuk mempertemukan dan membangun kedekatan bersama para Pedagang yang menjadi bagian penting dalam ekosistem Aksesmu.

Selain kegiatan utama, Aksesmu juga memberikan apresiasi khusus kepada 37 member terbaik melalui Gala Dinner yang digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026 kemarin  di kawasan Sentul.

Baca Juga: Demo di DPR, Massa Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum 15 Desember 2026

Para member terbaik tersebut mendapatkan kesempatan untuk bersilaturahmi dan menikmati makan malam bersama manajemen Aksesmu serta sejumlah principal, supplier, dan mitra yang menjadi bagian dari ekosistem perusahaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari UMKM Nasional, sekaligus bentuk apresiasi Aksesmu kepada para Pedagang, Principal, supplier, dan mitra yang menjadi bagian dari ekosistem Aksesmu.

Berdasarkan laporan Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), jumlah UMKM nonpertanian di Indonesia per 31 Desember 2025 mencapai 30,21 juta unit usaha dengan kemampuan menyerap 45,31 juta tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, sektor perdagangan besar dan eceran menjadi sektor dengan jumlah UMKM terbesar, mencapai 14.443.609 unit usaha.

Besarnya jumlah pelaku usaha di sektor ini menunjukkan pentingnya aktivitas perdagangan dalam menopang perekonomian masyarakat.

Dalam ekosistem tersebut, pedagang warung memiliki peran penting sebagai bagian dari rantai ekonomi masyarakat. Warung tidak hanya menyediakan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi jutaan keluarga dan turut menggerakkan perekonomian di tingkat lokal.

Managing Director Aksesmu, Viendra Primadia, mengatakan bahwa temu pedagang menjadi bentuk apresiasi sekaligus refleksi atas perjalanan Aksesmu bersama para Pedagang.

“Perjalanan Aksesmu tidak terlepas dari kepercayaan para pedagang yang terus tumbuh bersama kami. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bertemu, berbagi, dan mendengarkan langsung cerita serta kebutuhan mereka,” ujarnya. 

Saat ini, sambung Viendra, Aksesmu telah memiliki lebih dari 150.000 member aktif, dan membina lebih dari 250.000 outlet binaan Aksesmu (OBA)  yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. 

Ekosistem tersebut didukung oleh 7 Distribution Center, lebih dari 400 Stock Point, dan 32 area layanan, yang mencakup 216 kota/kabupaten, 332 kecamatan, dan 26 provinsi.

“Melalui ekosistem tersebut, Aksesmu terus berupaya memberikan kemudahan akses terhadap produk dan layanan yang dibutuhkan pedagang warung, sekaligus memperkuat hubungan antara pedagang dengan supplier dan berbagai pihak dalam rantai pasokan,” beber Viendra. 

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Aksesmu untuk tidak hanya menyediakan kebutuhan usaha, tetapi juga memberdayakan Pedagang agar dapat menjalankan dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Bagi Aksesmu, pemberdayaan UMKM tidak hanya sebatas memberikan akses terhadap produk, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan Pedagang, supplier, dan berbagai mitra untuk tumbuh bersama.

“Melalui Temu Pedagang Aksesmu 2026, Aksesmu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Pedagang warung, membuka akses dan peluang usaha, serta menciptakan manfaat yang lebih luas bagi UMKM dan perekonomian Indonesia.”

“Temu pedagang 2026 menjadi momentum untuk kembali menegaskan bahwa di balik setiap warung terdapat pelaku usaha yang terus berjuang menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat, “ tukasnya. (rur)

Editor : Eka Rahmawati
Aksesmu bogor umkm pedagang