RADAR BOGOR – Lagu terbaru Hwasa, Good Goodbye, kembali menjadi sorotan besar setelah popularitasnya meledak bukan hanya di Korea, tetapi juga di berbagai negara.
Lagu Good Goodbye tersebut, yang sempat muncul di beberapa tangga lagu internasional setelah dirilis pada 15 Oktober, kini meraih pencapaian baru yang lebih tinggi dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta musik.
Menurut rilis tangga lagu Billboard untuk periode 6 Desember 2025, yang diumumkan pada 2 Desember waktu setempat, Good Goodbye berhasil menembus peringkat ke-43 Billboard Global 200.
Ini merupakan kali pertama lagu tersebut masuk kembali ke tangga lagu global sejak kemunculan awalnya.
Bahkan lebih mengejutkan, di kategori Billboard World Digital Song Sales, lagu ini menduduki peringkat kedua—prestasi tertinggi Hwasa sepanjang karier solonya.
Kebangkitan ini menunjukkan bagaimana musik dapat menemukan gelombang popularitas baru setelah beberapa waktu berlalu, terutama saat publik kembali memberikan perhatian besar.
Fenomena ini ternyata tak hanya terjadi di tangga lagu Amerika. Berdasarkan data iTunes pada 3 Desember, Good Goodbye berhasil meraih peringkat pertama di empat negara: Singapura, Malaysia, Taiwan, dan Kirgistan.
Selain itu, lagu ini menempati peringkat kedua di Hong Kong dan Indonesia, serta masuk posisi tiga besar di Thailand dan Vietnam.
Bahkan di pasar musik Barat yang ketat seperti Prancis dan Amerika Serikat, lagu tersebut tetap menarik perhatian, masing-masing berada di peringkat 14 dan 27.
Angka-angka ini menegaskan bahwa kebangkitan lagu tersebut bukan sekadar tren lokal, tetapi juga gelombang internasional.
Popularitas Good Goodbye semakin kuat setelah penampilan Hwasa yang memikat bersama aktor Park Jung-min di 46th Blue Dragon Film Awards pada 19 November lalu.
Chemistry keduanya saat membawakan panggung ucapan selamat meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.
Banyak penggemar menyebutnya sebagai salah satu penampilan paling berkesan dalam sejarah ajang tersebut.
Menariknya, 38 hari setelah dirilis, tepat pada 22 November, Good Goodbye justru mengalami lonjakan besar hingga menduduki puncak Melon Top 100, Melon Hot 100, serta tangga lagu utama seperti Bugs dan Flo. Dari sana, popularitasnya berkembang menjadi semacam sindrom.
Lagu tersebut akhirnya meraih Perfect All-Kill (PAK), dengan menduduki peringkat pertama di keenam platform musik terbesar Korea: Melon, Genie, Bugs, YouTube Music, Flo, dan Vibe.
Hwasa pun menjadi penyanyi solo wanita pertama tahun ini yang berhasil meraih pencapaian itu, sebuah prestasi yang tidak mudah dicapai bahkan oleh artis papan atas.
Video musiknya pun ikut terdorong oleh gelombang antusiasme publik. Hingga kini, video tersebut hampir mencapai 55 juta penayangan, menandakan betapa kuatnya pengaruh Hwasa di industri musik.
Musik video itu sendiri mencuri perhatian karena memadukan tema perpisahan yang hangat dengan akting emosional Park Jung-min, yang membuat lagu ini semakin menyentuh bagi banyak pendengar.
Lagu tersebut dibuka dengan pertanyaan reflektif, “Apakah ‘selamat tinggal’ itu mungkin?”, yang menjadi inti pesan tentang merelakan seseorang dengan ketulusan.
Tak hanya itu, momen antara Hwasa dan Park Jung-min di Blue Dragon Awards juga memperkuat keterikatan publik pada lagu tersebut.
Keduanya dianggap menunjukkan chemistry yang begitu natural, membuat panggung itu dianggap sebagai salah satu penampilan legendaris di acara penghargaan tersebut.
Di tengah sorotan ini, Hwasa menyampaikan rasa terima kasihnya melalui akun Instagram. “Senior Jung Min, yang merupakan pacar yang luar biasa setelah putus cinta. Terima kasih telah bersamaku sampai akhir dalam momen-momen indah, tak terlupakan, dan momen-momen bermakna,” katanya.
Sejak menandatangani kontrak dengan P Nation, agensi yang dipimpin Psy, pada Juni 2023, Hwasa aktif merilis karya dan tampil di berbagai acara besar.
Popularitas Good Goodbye yang terus meningkat menunjukkan posisi Hwasa yang semakin kuat sebagai salah satu penyanyi solo paling berpengaruh, tidak hanya di Korea tetapi juga secara global.
Dengan gelombang dukungan yang terus mengalir, Good Goodbye tampaknya bukan sekadar lagu perpisahan, tetapi karya yang menemukan kembali nyawanya lewat momen yang tak terduga dan kini menjadi bagian penting dari perjalanan musik Hwasa. (Yumna/SV IPB)
Editor : Yosep Awaludin