RADAR BOGOR – Reza Rahadian kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat penampilan yang tak biasa. Dalam proyek remake film The Invisible Guest, aktor tersebut menjalani transformasi wajah menggunakan makeup prostetik, tampil dengan wajah yang nyaris sulit dikenali.
Proses transformasi Reza Rahadian diperlihatkan HBO Max melalui sebuah video yang menampilkan tahapan makeup untuk kebutuhan film The Invisible Guest.
Bukan sekadar mengubah gaya rambut atau menambahkan efek usia, sejumlah prostetik digunakan untuk membentuk ulang tampilan wajah Reza Rahadian untuk film The Invisible Guest.
Baca Juga: Bansos Double Akhir Agustus, Saldo BPNT dan Beras 30 Kg Cair di Daerah Ini
Prosesnya dilakukan secara detail dan membutuhkan waktu cukup panjang. Prostetik dipasang pada beberapa bagian wajah, kemudian dipadukan dengan riasan serta sentuhan akhir agar perubahan terlihat lebih natural saat berada di depan kamera.
Transformasi tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari peran Reza dalam film The Invisible Guest. Ia memerankan seorang pengacara jenius yang harus menangani kasus rumit seorang pengusaha muda.
Dalam cerita, karakter pengusaha muda tersebut diperankan Mawar de Jongh. Ia berada dalam situasi sulit setelah dituduh terlibat dalam kematian kekasihnya.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Masuk 2 Kali ke KKS? Ini Penyebab Saldo Bisa Tembus Rp4,2 Juta
Sang pengacara kemudian diminta membantu menyusun pembelaan sekaligus mencari fakta sebenarnya di balik kasus tersebut.
Keduanya hanya memiliki waktu sekitar tiga jam untuk mengungkap rangkaian kejadian dan menemukan kebenaran.
Dengan alur penuh misteri dan tekanan waktu, remake The Invisible Guest menjanjikan cerita yang membuat penonton ikut menebak-nebak fakta di balik kasus tersebut.
Baca Juga: Wahana Rumah Hantu Punya Dampak Khusus Terhadap Jantung, Dosen IPB University Beberkan Alasannya
Sementara itu, transformasi wajah Reza Rahadian melalui makeup prostetik menjadi salah satu daya tarik tersendiri dari proyek film The Invisible Guest ini. Perubahan tersebut sekaligus memperlihatkan keseriusan produksi dalam membangun karakter dan atmosfer cerita.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga