Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ungkap Rahasia Sukses Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Helmi Yahya: Harus Punya Personal Brand yang Kuat dan Juga Positif

Ahmad Susandi • Minggu, 8 Juni 2025 | 15:30 WIB
Helmi Yahya ungkapkan rahasia sukses Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yaitu harus punya personal brand yang kuat dan positif.
Helmi Yahya ungkapkan rahasia sukses Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yaitu harus punya personal brand yang kuat dan positif.

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjadi salah satu pemimpin daerah yang paling fenomenal di Indonesia saat ini.

Popularitas Dedi Mulyadi yang tinggi, baik di media sosial maupun di akar rumput, bukan terjadi secara kebetulan.

Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Helmi Yahya Official, tokoh media Helmi Yahya mengungkap rahasia personal branding yang membuat Dedi Mulyadi begitu dikenal dan dicintai rakyat.

Menurut Helmi, kunci utama keberhasilan Dedi Mulyadi terletak pada personal brand yang kuat sekaligus positif.

“Kalau kita mau berhasil, kita harus punya personal brand yang kuat dan juga positif. Kuat saja kalau negatif, percuma. Positif saja kalau tidak kuat, juga percuma,” ujar Helmi.

Ia memaparkan bahwa Dedi Mulyadi secara konsisten menerapkan empat pilar penting dalam personal branding.

Pilar pertama adalah diferensiasi. Helmi menganalogikan personal branding seperti keris yang unik—tiap keris berbeda dalam bentuk, bahan, hingga ukirannya.

Dedi Mulyadi tampil beda dari kebanyakan pemimpin, yakni dengan gaya berpakaian sederhana berupa baju putih khas, sikap rendah hati, dekat dengan rakyat, dan tangkas menyelesaikan masalah.

Pilar kedua adalah positioning. Dedi Mulyadi menempatkan dirinya sebagai pemimpin yang merakyat, berani, dan otentik.

Helmi mencontohkan bagaimana Dedi Mulyadi mampu menegur penjual minuman keras secara langsung tanpa gentar, sekaligus tetap menunjukkan sisi humanis dalam berinteraksi.

Pilar ketiga adalah komunitas. Dedi Mulyadi memilih komunitas yang tepat untuk membangun persepsi positif. Ia aktif turun ke masyarakat—dari pasar, bantaran sungai, sekolah, hingga barak militer—tanpa memprioritaskan panggung-panggung seremonial.

“Jawa Barat bukan hanya Bandung. Dia blusukan ke Cirebon, Tasikmalaya, Indramayu,” kata Helmi.

Pilar keempat adalah sharpening atau pengasahan diri. Helmi menilai Dedi Mulyadi sebagai sosok yang terus belajar dan adaptif.

Meski usianya tak muda lagi, ia memahami dunia anak muda, aktif di media sosial dengan lebih dari 7,5 juta pengikut di YouTube dan TikTok, serta piawai membangun narasi yang inspiratif.

Dengan empat pilar tersebut, Dedi Mulyadi sukses memosisikan dirinya bukan hanya sebagai gubernur, melainkan sebagai sosok pemimpin rakyat yang autentik, humanis, dan progresif.

“Dia sudah menguasai ilmu personal branding, disadari atau tidak,” pungkas Helmi.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #personal branding #helmi yahya #gubernur jawa barat