RADAR BOGOR - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membahas penyebab rusaknya tata ruang di Jabar saat menghadiri salah satu acara yang digelar di kampus IPB University.
Momen tersebut terjadi, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbicara dengan salah satu mahasiswi IPB University asal Cilacap bernama Kinanti.
Menurut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, penyebab rusaknya tata ruang di Jabar salah satunya adalah karena para ahli tata ruang itu sendiri.
Dedi Mulyadi menjelaskan, hal itu disebabkan oleh sejumlah ahli tata ruang yang berubah menjadi konsultan.
"Karena mereka berubah menjadi konsultan, yang ingin menyelesaikan produk konsultannya dengan keinginan pemenang kekuasaan dan pemenang uang," ujarnya.
Pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat itu lantas mendapatkan gemuruh tepuk tangan dari mahasiswa IPB yang hari di momen tersebut.
Baca Juga: Donnarumma Hengkang dari PSG, bakal Berlabuh ke Manchester United atau Manchester City?
Dedi Mulyadi memang di awal kepemimpinannya terus membenahi tata ruang yang ada di seluruh Jawa Barat.
Bahkan dengan tegas, ia membongkar bangunan-bangunan liar yang sekiranya akan memberikan dampak yang buruk untuk masyarakat.
Bukan hanya, sungai-sungai yang dinilai menjadi penyebab utama banjir di sejumlah daerah juga tidak luput dari perhatian Gubernur Jawa Barat tersebut.
Ia melakukan pendalaman sungai yang sudah mulai mengalami pendangkalan, meski ada masyarakat yang merasa dirugikan karena bangunan di sekitar sungai harus dibongkar, Dedi Mulyadi tetap teguh dengan kebijakan yang dijalankannya.
Demikian, itu adalah momen saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membahas tentang penyebab kerusakan tata ruang di Jabar di hadapan mahasiswa IPB University.