Pesan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Saat Pimpin Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 80
Kholikul Ihsan• Minggu, 17 Agustus 2025 | 16:58 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pimpin upacara Hari Kemerdekaan Indonesia.
RADAR BOGOR - Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke 80 Republik Indonesia di Provinsi Jawa Barat dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Upacara yang berlangsung di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, pada Minggu, 17 Agustus 2025 ini tidak hanya mengusung semangat patriotisme, tetapi juga mengedepankan pesan mendalam tentang kesetaraan pendidikan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi secara tegas menekankan bahwa pendidikan harus menjadi hak bagi semua tanpa terkecuali. Dedi menyerukan agar pendidikan tidak lagi melahirkan eksklusivisme, melainkan kesetaraan.
"Pendidikan harus memberi kesetaraan tanpa membedakan antara si kaya, si miskin, disabilitas, semua setara. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak dari negara," ujar Gubernur.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk mengembalikan anggaran demi kepentingan pendidikan rakyat, baik formal maupun informal, sebagai wujud nyata dari tanggung jawab negara.
Kehadiran para alumni Pendidikan Karakter Panca Waluya dalam upacara ini juga menjadi bukti bahwa kesempatan untuk menjadi insan yang lebih baik terbuka bagi siapa saja.
Perpaduan Tradisi dan Protokoler: Kereta Kencana dan Kirab Budaya
Momen paling mencuri perhatian dalam upacara ini adalah ketika Duplikat Bendera Pusaka dibawa oleh kereta kencana.
Ide menarik digagas langsung oleh Gubernur Dedi Mulyadi yang ingin mengombinasikan antara tradisi lokal dengan protokoler kenegaraan. menurutnya, inovasi ini sukses menciptakan cara-cara baru yang bermakna.
"Ternyata bisa, upacaranya jadi lebih khusyuk, menarik, estetik, dan tidak terlalu kaku. Kayanya ini pertama kali dilakukan. Itulah perlunya out of the box," ungkapnya.
Prosesi pengibaran bendera semakin sakral dengan iring-iringan kirab budaya yang melambangkan penghormatan terhadap keberagaman, sekaligus menggaungkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Upacara peringatan HUT RI ke-80 ini juga dimeriahkan oleh defile peserta Pendidikan Karakter Panca Waluya dan pasukan TNI-Polri.