Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gubernur Jawa Barat Minta Kerja di Pabrik Jangan Samakan dengan Kuli Macul, Penjelasan Dedi Mulyadi Bikin Adem

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 30 September 2025 | 06:24 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat meresmikan pabrik kaca di Kabupaten Subang.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat meresmikan pabrik kaca di Kabupaten Subang.

RADAR BOGOR - Pembangunan sektor ekonomi menjadi salah satu prioritas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

"Hari ini ekonomi tidak akan bergerak kalau tidak ada produksi," jelas Dedi Mulyadi saat menghadiri peresmian pabrik kaca di Kabupaten Subang.

Maka, kata Gubernur Jawa Barat yang biasa KDM ini, industri merupakan salah satu alat untuk menggerakkan ekonomi.

Karena industri dalah alat untuk menggerakkan ekonomi, menurut Dedi Mulyadi, maka pemerintah wajib menjaga siklus investasinya.

Yang kedua, sambung KDM, menjaga seluruh fasilitas infrastruktur insdustri.

"Tadi saya begitu masuk jalannya masih gerinjal-garinjul, karena ini statusnya jalan kabupaten tadi saya telepon bupatinya untuk segera diperbaiki," jelas Dedi Mulyadi.

"Alhamdulillah, Karena jalan-jalan provinsi sudah mulai terlihat kan pembangunan, karena kalau jalannya jelek kaca-nya peupeus (pecah)," ungkap Gubernur Jawa Barat.

Yang berikutnya, kata KDM, pemerintah harus menjaga siklus ketenagakerjaannya.

Caranya, menyiapkan tenaga-tenaga terapil.

"Jadi kalau nanti di sini, berapa sih rencana rekrutmen tenaga kerjanya? Maka dari rencana rekrutmen tersebut dari sekarang dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi dan Kabupaten, nanti tenaga kerja Dinas Provinsi dan Kabupaten menyiapkan calon tenaga kerjanya," tutur Dedi Mulyadi.

Menyari dari mana? yang pertama, jelas Gubernur Jawa Barat, dari sumber daya manusia yang ada di lingkungan.

Tetapi, tegas KDM, masyarakat yang ada di lingkungan harus menyadari bahwa pabrik hukumnya industri.

"Karena hukumnya industri, jangan disamakan kerja di industri dengan kerja di kampung kuli macul atau di kampung kuli nembok, kadang asup kadang henteu, dicarekan ku manajer HRD-na mawa babaturan sakampung, ini enggak bisa kenapa industri tidak akan berarti kalau masyarakat di sekitarnya tidak ikut bekerja," papar Gubernur Jawa Barat.

"Nanti apa yang akan terjadi, kalau masyarakat sekitarnya tidak ikut bekerja, masyarakat di sekitarnya akan menjadi kelompok miskin baru," pungkas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#dedi mulyadi #KDM #gubernur jawa barat #subang