RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta agar konsep pembangunan sekolah di Jawa Barat, khususnya di SMAN 1 Babakan Madang, Kabupaten Bogor disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah yang berhawa sejuk dan berada di dataran tinggi.
Hal itu disampaikan gubernur Jawa Barat saat melakukan kunjungan ke SMAN 1 Babakan Madang, Selasa, 21 Juli 2026 dan dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi meninjau kondisi bangunan sekolah dan meminta sejumlah bagian untuk segera dibenahi, mulai dari pengecatan tembok, perbaikan jendela, hingga atap ruang kelas.
Menurut Dedi Mulyadi, perbaikan ringan seperti pengecatan dapat dilakukan melalui gerakan gotong royong yang melibatkan siswa dan orang tua.
“Anak-anaknya itu sudah menyelesaikannya sendiri, gak apa-apa dia bicara, mana orang tuanya, kita ada gerakan mengecat ruangan berwarna putih, jadi mereka bawa suruh bareng-bareng bawa catnya masing-masing dari rumah,” ujar Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Sudaryono Langsung Tancap Gas di BGN Usai Dilantik Presiden Prabowo
Selain itu, Dedi juga meminta Kepala SMAN 1 Babakan Madang, Sofian Nirwan, menyampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat agar desain bangunan sekolah ke depan diubah.
“Nanti Pak dikasih tau ya sama kadisdik, desain bangunan kedepan ga boleh lagi begini, harus pakai jendela ke samping, jangan diangkat ke atas, biar udaranya masuk,” katanya.
Ia juga mengusulkan agar tinggi bangunan sekolah ditambah sekitar satu meter untuk mengurangi suhu panas di dalam ruang kelas sehingga tidak lagi bergantung pada kipas angin.
"Tidak usah lagi ruang kelas pakai kipas, apa lagi bogor mah ini, pohonnya sudah banyak, jadi dibikin sekolah terbuka saja, tidak usah ada dinding, kaya pendopo, kaya dulu di SDN Kahuripan Padjajaran dulu pakai bata kuning kan lebih efisien juga," tuturnya.
Lebih lanjut, Dedi menilai penggunaan kaca dan pendingin ruangan di sekolah yang berada di kawasan sejuk seperti Babakan Madang tidak lagi diperlukan.
Ia mendorong agar ruang kelas dibuat lebih terbuka sehingga siswa dapat belajar dengan sirkulasi udara alami.
"Jadi gak usah pakai AC lagi, gak kaya sekarang anak dikurung dan nanti pastinya konsep desainnya udah bagus," tutupnya. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati