Maulid Nabi Jadi Momentum, Dedi Aroza Ajak Warga Bangun Jawa Barat Berintegritas

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:40 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat Dedi Aroza. Foto: Dok Pribadi
Anggota DPRD Jawa Barat Dedi Aroza. Foto: Dok Pribadi

RADAR BOGOR – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dinilai Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS Dapil Jabar VI, Dedi Aroza dapat menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan. 

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS Dapil Jabar VI, Dedi Aroza, mengatakan nilai kejujuran, amanah, keadilan, kepedulian, serta keberpihakan kepada masyarakat yang dicontohkan Rasulullah masih sangat relevan untuk diterapkan dalam pembangunan Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS Dapil Jabar VI, Dedi Aroza usai menghadiri peringatan Maulid Nabi di Pesantren Attaqwa Bekasi, Selasa, 25 Agustus 2026.

Baca Juga: Beasiswa S1 Dibuka, GP Ansor Kabupaten Bogor Gandeng ITB Vinus untuk Tingkatkan SDM Kader 

Dedi yang merupakan alumnus pesantren tersebut menilai peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial.

“Rasulullah SAW mengajarkan bahwa kekuasaan dan amanah harus dijalankan dengan kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang semestinya menjadi semangat kita dalam membangun Jawa Barat, baik bagi pemerintah maupun masyarakat,” ujar Dedi.

Menurutnya, tantangan pembangunan Jawa Barat saat ini membutuhkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Baca Juga: SKTP Juli 2026 Tidak Terbit Buat TPG Hangus? Cek 3 Kondisi Status Portal Info GTK

Terlebih, kondisi fiskal daerah tengah menghadapi tekanan sehingga setiap kebijakan dan penggunaan anggaran harus dilakukan secara cermat, efektif, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dedi menilai situasi tersebut justru dapat menjadi momentum untuk memperkuat prinsip amanah dalam mengelola pemerintahan. Setiap anggaran yang berasal dari masyarakat, kata dia, harus digunakan secara transparan dan dipertanggungjawabkan.

“Kalau kita mengambil keteladanan Rasulullah, maka prinsipnya jelas: amanah harus dijaga, kepentingan masyarakat harus diutamakan, dan setiap kebijakan harus dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Baca Juga: Update Pencairan Bansos BPNT dari Berbagai Daerah, 25-26 Agustus 2026

Efisiensi Anggaran Harus Tetap Berpihak kepada Masyarakat

Dedi juga mengingatkan agar kebijakan efisiensi anggaran tidak mengurangi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebut sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perlindungan sosial, serta pemberdayaan ekonomi harus tetap menjadi perhatian.

Menurutnya, efisiensi tidak sebatas memangkas belanja, tetapi memastikan setiap anggaran memberikan dampak dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Efisiensi harus tetap sejalan dengan keadilan. Jangan sampai efisiensi justru mengurangi hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dasar yang layak. Prinsip kemaslahatan harus menjadi pertimbangan utama,” tegasnya.

Baca Juga: AC Milan Incar Mazraoui Jelang Bursa Transfer Ditutup, Manchester United Waspada

Selain pengelolaan anggaran, Dedi menilai keteladanan Rasulullah juga dapat diterapkan dalam membangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

Pemerintah, kata dia, harus terbuka dalam menerima aspirasi. Di sisi lain, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan kritik secara santun, objektif, dan konstruktif.

Ia pun mengajak masyarakat Jawa Barat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.

“Meneladani Rasulullah berarti menghadirkan akhlak beliau dalam kehidupan nyata. Mari menjadi warga negara yang jujur, disiplin, peduli terhadap sesama, taat aturan, dan ikut menjaga persatuan,” tuturnya.

Baca Juga: Bansos Hari Ini Ramai! Beras 30 Kg Turun dan BPNT Rp600 Ribu Cair

Dedi berharap peringatan Maulid Nabi dapat mendorong lahirnya budaya pemerintahan dan kehidupan sosial yang lebih berintegritas.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur dan angka-angka ekonomi, tetapi juga tentang membangun manusia yang berakhlak. Dengan keteladanan Rasulullah SAW, kita berharap Jawa Barat semakin maju, adil, sejahtera, dan masyarakatnya mendapatkan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
dedi aroza jawa barat maulid nabi