RADAR BOGOR – Vivo Mall Sentul yang sebelumnya sepi pengunjung kini akan bangkit dengan wajah baru.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama pengelola mall sepakat memanfaatkan gedung tersebut sebagai pusat kegiatan masyarakat, markas layanan publik, sekaligus etalase baru bagi pelaku UMKM lokal.
Langkah strategis ini digagas langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menegaskan bahwa Vivo Mall bukan lagi hanya tempat belanja, tetapi juga ruang pelayanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sebagai bagian dari rencana besar, beberapa dinas akan menempati Vivo Mall sebagai kantor sementara, di antaranya Dinas Kebudayaan serta Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.
Hal ini diharapkan dapat memangkas birokrasi serta menghadirkan layanan lebih dekat dengan warga.
Selain itu, kios-kios di mall juga akan diberikan kepada UMKM lokal.
Dengan hadirnya ratusan pelaku usaha kecil, pengunjung dapat menikmati produk khas Bogor, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan.
Pihak pengelola Vivo Mall menyambut baik rencana ini. Menurut mereka, kebijakan ini menjadi angin segar untuk menghidupkan kembali pusat perbelanjaan yang sempat redup.
Kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan UMKM diyakini akan menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih sehat.
Warga Bogor menyambut antusias perubahan ini. Vivo Mall yang dulunya hanya menjadi tempat belanja kini dipandang sebagai ruang produktif baru.
Tidak hanya menjadi pusat layanan publik, tetapi juga menjadi wadah inovasi, peluang usaha, dan pusat kegiatan komunitas.
Dengan transformasi ini, Vivo Mall diharapkan menjadi ikon baru Kabupaten Bogor.
Mall serbaguna yang bukan sekadar pusat belanja, tetapi juga pusat pelayanan, pengembangan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.***
Editor : Eli Kustiyawati