Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Arus Kendaraan di Simpang Gadog Meningkat Drastis, Satlantas Polres Bogor Berlakukan Sistem Satu Arah

Muhammad Ali • Jumat, 5 September 2025 | 14:49 WIB
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Noviantasari saat dimintai keterangan, Jumat 5 September 2025.
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Noviantasari saat dimintai keterangan, Jumat 5 September 2025.

RADAR BOGOR – Volume kendaraan yang melintas di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, mengalami lonjakan signifikan pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat 5 September 2025.

Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah dari Jakarta menuju kawasan Puncak.

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Noviantasari, menjelaskan penerapan ganjil genap telah dilakukan sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WIB di Simpang Gadog.

Namun, antrean kendaraan tetap memanjang hingga sekitar tiga kilometer atau mencapai Rest Area Km 45 setelah Tol Ciawi.

“Maka untuk itu kami melaksanakan rekayasa sistem satu arah ke atas. Kemudian dikarenakan rata-rata jumlah kendaraan yang melintas di Simpang Gadog itu kurang lebih normalnya adalah 500 kendaraan,” ujar Ardian kepada Radar Bogor, Jumat 5 September 2025.

Ia merinci, pada kondisi normal arus kendaraan di Simpang Gadog tercatat sekitar 500 unit per jam.

Namun, sejak pukul 06.00 hingga 07.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas melonjak hingga 2.600 unit.

“Sehingga sudah terjadi peningkatan volume kendaraan yang melintas, maka kami berlakukan rekayasa tadi pukul 08.00 sampai dengan saat ini masih diberlakukan,” jelasnya.

Hingga pukul 10.00 WIB, total kendaraan yang melintas di Simpang Gadog tercatat sebanyak 22.300 unit, baik roda dua, roda empat, maupun kendaraan besar.

Selain penerapan rekayasa lalu lintas, Satlantas Polres Bogor juga memetakan titik rawan kemacetan di jalur wisata Puncak.

“Untuk titik Trouble spot atau rawan kemacetan sendiri memang kami terbagi menjadi empat di jalur wisata Puncak ini, yang pertama adalah di Simpang Pasir Muncang, yang kedua adalah di Simpang Megamendung, yang ketiga itu di Pasar Cisarua, yang keempat itu di Simpang Taman Safari,” tuturnya.

Ardian menyebutkan, karakteristik masing-masing persimpangan serta keramaian di sekitar perekonomian pasar berbeda-beda.

“Sehingga sangat menghambat daripada kelancaran arus lalu lintas,” ungkap Ardian.

Dengan rekayasa sistem satu arah, diharapkan kepadatan arus lalu lintas di jalur wisata Puncak bisa terurai, meski peningkatan jumlah kendaraan diprediksi masih akan terjadi selama libur panjang berlangsung.(cr1)

Editor : Alpin.
#Simpang Gadog #polres bogor #libur panjang