RADAR BOGOR - Korban ambruknya salah satu majlis taklim di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, terus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak.
Salah satunya dating dari Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan yang datang menjenguk para korban runtuhnya majelis taklim tersebut.
Rudi menjenguk pasien yang saat ini masih mendapatkan penanganan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Selasa 9 September 2025 siang.
Dia pun mengaku prihatin atas insiden yang terjadi. Rudi membeberkan kondisi 12 pasien yang saat ini tengah dirawat sudah berangsur membaik.
Meskipun satu diantara mereka masih ada yang masih memerlukan perawatan fokus.
“Saya sebagai Kapolda Jawa Barat prihatin. Semua ini suatu musibah dan ini kita kepanggil membantunya semua. Mohon doanya dan mohon bantuannya. Semoga semuanya cepat sembuh dan bisa beraktifitas lagi,” ucap Rudi.
Rudi enggan berkomentar banyak terkait adanya dugaan kelalaian dalam pengelolaan majlis taklim. Pihaknya saat ini tengah fokus untuk memberikan penanganan terhadap para korban.
“Itu juga yang saya arahkan kepada kepolisian Kabupaten Bogor. Semuanya kita fokus menolong korban. Ini karena kemanusiaan,” ujar Rudi pada awak media, Selasa 9 September 2025 siang.
Sementara itu, Direktur RSUD Kota Bogor dr. Ilham Chaidir mengatakan ada dua anak-anak yang saat ini tengah dirawat. Dan sisanya mereka yang berusia 50 tahun ke atas.
Dari 12 pasien, tiga orang mengalami cidera berat dibagian kepala. Sementara sisanya masih tahal observasi dengan teknis Ct Scan dan foto rontgen.
“Mudah mudahan bisa sembuh kembali. Kemudian ada juga yang dirujuk ke RSCM Jakarta. Itu karena ada trauma multiple termasuk juga dugaan kepada pendaraajan organ priskal yang tidak bisa ditangani oleh kami,” pungkasnya.(rp1)