RADAR BOGOR - Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Erwan Setiawan mengungkapkan konsolidasi regional ini bisa berdampak pada pelayanan yang meningkat serta tidak ada lagi keracunan para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Insya Allah dengan konsolidasi ini pelayanan peningkatan kepada penerima manfaat MBG bisa lebih baik lagi bisa lebih dirasakan manfaatnya dan tidak ada lagi kejadian-kejadian keracunan-keracunan," ujarnya kepada wartawan, Senin 13 Oktober 2025.
Karena, kata Erwan, nantinya seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Baca Juga: Kemendikdasmen Umumkan Tunjangan Profesi Guru Triwulan 4 Tahun 2025 Dipercepat Cair Bulan November, Cek Syarat dan Mekanisme Lengkapnya di Sini
"Sehingga betul-betul semua terjamin tidak ada lagi kejadian-kejadian seperti kemarin," jelas dia.
Selain itu, Erwan mengatakan, saat ini di Jawa Barat sudah terbangun sekitar 2.600 dari target 4.800 lebih dapur SPPG.
"Sudah 55% SPPG di Jabar terbangun, yang menerima manfaat sudah lebih dari 7 juta MBG," ujar dia.
Begitupun, Erwan berharap seluruh SPPG akan terbangun pada bulan November mendatang.
"Kami insa Allah di akhir November ini sudah bisa membangun seluruh SPPG yaitu 4.800-an lebih SPPG terbangun di Jabar," pungkasnya.(rp2)