Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sosok Bocah 6 Tahun di Bojonggede Bogor yang Meninggal Diduga Korban Aniaya Ibu Tiri Diungkap Tetangga, Tak Pernah Dengar Tangisan

Muhammad Ali • Rabu, 22 Oktober 2025 | 21:06 WIB
Lokasi tempat tinggal korban anak 6 tahun meninggal di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Lokasi tempat tinggal korban anak 6 tahun meninggal di Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

RADAR BOGOR – Warga Griya Citayam Permai, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, masih diliputi duka dan kekecewaan setelah MA bocah laki-laki berusia 6 tahun yang diduga meninggal usai jadi korban aniaya ibu tiri. Sosok bocah itu pun diungkapkan warga sekitar. 

Salah seorang warga A (39) mengaku kaget ketika mendengar kabar bahwa MA telah meninggal dunia. Ia merasa curiga sejak lama karena sering melihat luka-luka di tubuh bocah tersebut. 

“Saya kaget dikasih tahu katanya meninggal, dalam hati saya, ini anak udah enggak kuat kayaknya soalnya saya pernah saya lihat bibirnya pecah, mukanya bonyok, kayak habis dipukul,” ungkapnya saat ditemui Radar Bogor di lokasi kejadian, Rabu, 22 Oktober 2025.

Menurutnya, pertemuan terakhir dengan korban terjadi pada Agustus 2025 lalu, ketika MA sedang melintas di depan rumahnya. Kala itu, A sempat menanyakan kondisi korban yang tampak penuh luka.

“Saya tanya, Dek kenapa bibirnya pecah? Dia jawab jatuh di kamar mandi. Saya tanya lagi, bener jatuh? Dia cuma geleng,” tuturnya.

Warga lain mengaku sempat memperhatikan perubahan fisik korban, luka-luka di tubuhnya tak kunjung hilang, bahkan sering tampak luka baru.

“Setiap keluar rumah, lukanya beda-beda,” imbuhnya.

Ia juga mengungkap terkait sosok korban yang selama ini tidak ada yang mendengar suara tangisan ataupun teriakan dari rumah tempat korban tinggal.

"Tetangga yang nempel rumahnya aja enggak pernah denger anak itu nangis,” katanya.

A menambahkan, warga sempat menaruh curiga, tetapi sulit bertindak karena tidak memiliki bukti kuat dan korban pun tak mau mengaku.

“Anaknya polos banget, mungkin dia takut,” ucapnya.

Kecurigaan warga akhirnya terbukti saat yang pemandian jenazah bernama Sugeng melihat langsung luka-luka parah di tubuh MA saat proses pemandian jenazah.

“Tubuhnya penuh luka, setelah itu baru ramai dan dilaporkan ke pihak RT, RW, dan kepolisian,” ungkapnya.

Korban dimakamkan pada Senin di TPU Karang Anyar, warga berharap agar kasus ini diusut tuntas dan pelaku mendapatkan hukuman seadil-adilnya.

“Saya berharap orang tuanya dihukum setimpal,” pungkasnya.(Cr1)

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Bojonggede #ibu tiri #meninggal