RADAR BOGOR - Beredar informasi di media sosial jalur pendakian Gunung Gede Pangrango telah dibuka pasca ditutup sejak 13 Oktober 2025 lalu.
Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) membantah informasi tersebut.
"Informasi hoax, kami belum membuka kembali aktivitas pendakian di TNGGP," tegas Humas TNGGP, Agus Deni, Rabu, 5 November 2025.
Hingga saat ini, kata Deni, Balai TNGGP belum memastikan kapan akan dibukanya kembali jalur pendakian pasca dilakukan penutupan beberapa waktu lalu.
"Informasi pembukaan kembali pendakian akan disampaikan melalui media sosial BBTNGGP," jelasnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat terutama pegiat dan pecinta alam bebas agar lebih bersabar menanti dibukanya kembali jalur pendakian.
Saat ini, BBTNGGP masih terus melakukan perbaikan tata kelola pendakian di Gunung Gede Pangrango.
"Salah satunya pembersihan sampah," tukas Deni.
Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mengumumkan penutupan sementara aktivitas pendakian di Gunung Gede Pangrango.
Dalam Surat Edaran Nomor 374 Tahun 2025 yang ditandatangani Kepala Balai Besar TNGGP, Arief Mahmud, penutupan kegiatan pendakian di TNGGP berlaku per 13 Oktober 2025 sampai pemberitahuan lebih lanjut.
"Sehubungan dengan akan diselenggarakannya pemulihan ekosistem kawasan TNGGP, penyempurnaan tata kelola sistem pendakian dan pengelolaan sampah
pendakian, maka perlu ditetapkan Surat Edaran Kepala Balai Besar TNGGP tentang penutupan kegiatan pendakian di TNGGP," ujar Arief Mahmud dalam surat edaran tersebut.(cok)