RADAR BOGOR - Pemerintah Kebupaten (Pemkab) Bogor belum menerapkan program Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (Gemar).
Plt Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian, Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Rusman Taufik mengatakan, pihaknya belum menerapkan program GEMAR karena masih dalam pembahasan.
"Masih pembahasaan, belum realisasi kan realisasi bisa saja kalo surat edaran masing-masing kita sampaikan kepada OPD, Dinas, menyampaikan ke wilayah masing-masing," ungkapnya kepada Radar Bogor, Kamis 18 Desember 2025.
Baca Juga: Pelarian Buronan Perampokan Sadis di Cileungsi Bogor Berakhir, Kapolsek Gunakan Strategi Unik
Kata dia, meski program Gemar ini berdasarkan Surat Edaran (SE) langsung dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendugbangga/BKKBN) ditujukan kepada Bupati dan Walikota, namun tentunya Pemkab Bogor menunggu tindak lanjut dari Kemendugbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat sesuai surat yang dikeluarkan pada 8 Desember.
"Dan dari Provinsi hari sedang dirapatkan untuk memproses surat edaran dari Gubernur Jawa Barat dan di Kabupaten Bogor kita sedang proses sudah masuk surat permohonan juga untuk dari Bupati Bogor untuk kegiatan gemar itu ditujukan ke kepala OPD, Camat nanti camat akan menindaklanjuti termasuk ke PKK dan Camat menindaklanjuti di unsur dibawah ke Desa dan Lurah," jelas dia.
Meski begitu, kata dia, Pemkab Bogor tetap mendukung terhadap program tersebut.
Namun untuk realisasi menunggu hasil pembahasan dengan Bupati Bogor. "Setelah tanda tangan bupati, Ya minggu secepatnya," ujar dia.
Baca Juga: Segera Cek KKS Anda, Batas Akhir Pencairan Bansos PKH dan BPNT Sampai 30 Desember 2025, Ada Bantuan yang Dipercepat
Dia menilai program ini bertujuan sangat baik, karena biasanya peran orang tua ayah hanya menjadi tulang punggung keluarga untuk mencari nafkah.
"Mudah-mudahan dengan adanya program ini akan lebih mendekatkan atau fatherless lebih minimal turun dengan program ini," tutur dia.
Setelah program disetujui oleh Bupati, kata dia, maka pihaknya akan langsung melakukan sosialisasi ke pihak-pihak terkait.
"Otomatis disosialisasikan termasuk disurat edaran disampaikan kan yang penting sosialisasi nya itu," ujar dia.
"Pasti mendukung karna memang kan namanya keluarga peran nya harus sama ayah ibu harus dekat anak, jangan sampai kehilangan peran ayah bagi anak," pungkasnya.(abl)