Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Lewat Program Santri, Cara Lapas Cibinong Bogor Ubah Warga Binaan Menjadi Lebih Baik di Balik Jeruji

Abilly Muhamad • Senin, 4 Mei 2026 | 21:51 WIB
Warga binaan mengikuti program santri lapas di Lapas Cibinong Kelas II A, Kabupaten Bogor. (Dok. Lapas Cibinong)
Warga binaan mengikuti program santri lapas di Lapas Cibinong Kelas II A, Kabupaten Bogor. (Dok. Lapas Cibinong)

RADAR BOGOR - Melalui Program Santri, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor, terus berupaya membentuk perubahan positif bagi warga binaan. Kegiatan ini rutin digelar di Masjid At-Taubah sebagai bagian dari pembinaan di dalam lapas.

Program Santri di Lapas Cibinong menjadi salah satu unggulan yang dilaksanakan setiap hari, dengan fokus pada pembinaan keagamaan sebagai sarana refleksi diri sekaligus perbaikan sikap bagi para warga binaan.

Selain itu, program ini juga memberikan ruang bagi mereka yang ingin memperdalam pemahaman agama, meningkatkan akhlak, serta membangun karakter yang lebih baik selama menjalani masa pidana.

Baca Juga: Warga yang Tinggal di Sisi Sungai Cikaret Gang Ago Pasirjaya Kota Bogor Diungsikan Pasca Jembatan Ambruk

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian penting dalam pembinaan kepribadian warga binaan agar mampu menjalani perubahan secara menyeluruh.

Menurutnya, pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada keterampilan kerja, tetapi juga menyentuh aspek mental dan spiritual. Ia berharap para warga binaan nantinya tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga kesadaran diri, akhlak, serta bekal moral ketika kembali ke masyarakat.

‎“Kami ingin warga binaan tidak hanya keluar dengan keterampilan, tetapi juga memiliki akhlak, kesadaran diri, dan bekal moral untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ujar Wisnu, Senin, 4 Mei 2026.

Baca Juga: Jangan Sampai Terlewat, Simak Jadwal Seleksi Kompetensi hingga Pengumuman Rekrutmen Manajer KDKMP dan KNMP

Beragam kegiatan pembinaan pun diberikan, mulai dari hafalan Al-Qur’an, pembelajaran metode Al-Barqi, kajian kitab kuning, pengajian rutin, hingga kegiatan seni Islami seperti hadroh dan marawis.

Wisnu menambahkan, program ini dirancang untuk menyentuh aspek mental, emosional, dan moral warga binaan secara menyeluruh.

Salah satu warga binaan berinisial MB mengaku merasakan dampak positif dari program tersebut. Ia menyebut, kegiatan ini membantunya memahami agama lebih dalam sekaligus memperbaiki diri.

Ia juga merasakan perubahan dalam dirinya, seperti menjadi lebih tenang, sabar, dan memiliki motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Melalui program ini, Lapas Cibinong menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang holistik dan berkelanjutan, dengan menempatkan aspek spiritual sebagai fondasi penting dalam proses reintegrasi sosial.

Dengan pendekatan yang humanis dan berorientasi pada perubahan, diharapkan warga binaan yang kembali ke masyarakat dapat menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat, serta siap menjalani kehidupan baru secara positif.(Abl)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #warga binaan #lapas cibinong