Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Keluhkan Aliran Sungai di Cibeureum Cisarua Bogor Keruh, Ini Dugaan Biang Keroknya

Septi Nulawam Harahap • Selasa, 12 Mei 2026 | 23:32 WIB
Kondisi air di aliran Sungai Cibeureum Desa Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor dikeluhkan warga. (Dok. Warga)
Kondisi air aliran sungai di Cibeureum, Desa Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor dikeluhkan warga. (Dok. Warga)

RADAR BOGOR - Warga mengeluhkan kondisi air di aliran sungai di Cibeureum Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Pasalnya, air yang mengalir di sungai tersebut dalam kondisi keruh.

Bahkan, kondisi itu terjadi sejak tiga bulan terakhir. Warga menduga, kondisi itu disebabkan aktivitas pembangunan di kawasan hulu.

"Airnya bercampur lumpur dan tanah, sehingga airnya juga tidak layak digunakan untuk kegiatan sehari-hari," ungkap Uce Kusnadi, warga Kampung Citeko, Selasa 12 Mei 2026.

Baca Juga: Terminal Bubulak Bogor Direvitalisasi Lagi Tahun Ini, Berikut Fasilitas yang Bakal Dibangun

Menurutnya, keruhnya air di aliran kali tersebut terjadi hampir setiap hari. Meski sempat terlihat jernih, tetapi tidak lama kemudian kembali keruh.

"Sudah sekitar tiga bulan, kadang sempat jernih dua atau tiga hari, tapi setelah itu keruh lagi," katanya.

Selain tidak layak digunakan, lanjut Ace, keruhnya air tersebut juga berdampak pada keramba ikan warga. Alhasil, banyak ikan milik warga yang mati hingga mengalami kerugian.

Baca Juga: Lima Bulan Hilang Dicuri, Motor Warga Bojonggede Bogor Ditemukan di Cibinong

Warga menduga, pencemaran sungai itu dipicu oleh aktivitas pengerukan dan perataan tanah atau cut and fill di kawasan hulu, tanpa memperhatikan dampak lingkungan.

Uce berharap, pihak terkait segera turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta menindak pihak yang diduga menjadi penyebab pencemaran air tersebut.

"Kalau terus dibiarkan, warga yang dirugikan. Kami ingin ada tindakan dari pemerintah," bebernya.

Terpisah, Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cisarua, Komarudin membenarkan adanya laporan dugaan pencemaran di aliran Sungai Cibeureum.

Ia memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Informasi sementara, adanya kegiatan pembangunan di perbatasan antara wilayah Desa Citeko dan Cibeureum, kami akan tindaklanjuti ke lapangan," tandasnya.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
#keruh #bogor #sungai #cibeureum #cisarua