RADAR BOGOR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor pada Minggu 24 Mei 2026 sore menyebabkan banjir di Kampung Cicerewed, Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang.
Akibat luapan Kali Cijayanti, ratusan rumah warga di Babakan Madang terendam dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 138 rumah di Babakan Madang terdampak banjir dalam peristiwa tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, banjir terjadi setelah hujan turun dengan intensitas tinggi dan berlangsung cukup lama sehingga debit air Kali Cijayanti meningkat drastis.
“Curah hujan yang tinggi membuat aliran Kali Cijayanti meluap dan air masuk ke kawasan permukiman warga,” ujar Adam, Senin 25 Mei 2026.
Menurutnya, tinggi genangan air bervariasi mulai dari 70 sentimeter hingga 150 sentimeter. Kondisi itu menyebabkan aktivitas warga sempat lumpuh dan rumah-rumah terendam banjir.
BPBD mencatat sementara total warga terdampak mencapai 138 kepala keluarga atau sekitar 457 jiwa.
“Data sementara ada 138 rumah terdampak dengan total 138 KK atau sekitar 457 warga,” jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu keluarga terpaksa mengungsi karena kondisi rumahnya terdampak cukup parah akibat banjir.
“Untuk sementara ada satu keluarga yang mengungsi ke rumah kerabat yang masih berada di wilayah yang sama,” katanya.
Saat ini, kondisi banjir di Desa Cijayanti, Babakan Madang sudah mulai surut. Warga bersama petugas gabungan terlihat membersihkan material lumpur dan sisa genangan yang masuk ke dalam rumah.
BPBD Kabupaten Bogor menilai diperlukan penanganan lanjutan dari instansi terkait guna mencegah banjir serupa kembali terjadi di kawasan tersebut.
“Perlu ada langkah penanganan lebih lanjut agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” tutup Adam. (abl)