RADAR BOGOR – Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara meminta masyarakat tidak salah menafsirkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang mencatat Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berat terbanyak di Jawa Barat.
Ia mengungkapkan, besarnya angka tersebut harus dilihat secara proporsional dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang mencapai sekitar 5,72 juta jiwa atau terbesar di Jawa Barat bahkan Indonesia.
"Seperti yang disampaikan Pak Bupati, kita melihat dari jumlah ODGJ Kabupaten Bogor memang terlihat besar. Tapi kalau kita bandingkan dengan kabupaten lain, jumlah penduduk kita lebih banyak dari mereka, jadi persentasenya pasti akan berbeda," ujar Sastra kepada Radar Bogor, Senin, 29 Juni 2026.
Baca Juga: ODGJ di Kabupaten Bogor Terbanyak di Jawa Barat, Bupati Rudy Susmanto Ungkap Alasannya
Ia menilai, penilaian terhadap data ODGJ tidak bisa hanya berpatokan pada grafik maupun jumlah kasus yang tercatat.
Menurutnya, jumlah penduduk di setiap kabupaten dan kota juga harus menjadi dasar dalam membaca data tersebut.
Sastra menjelaskan, posisi Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah ODGJ terbanyak merupakan konsekuensi logis dari jumlah penduduk yang juga paling besar dibandingkan daerah lain di Jawa Barat.
"Ketika peringkatnya kita paling banyak, tentu jumlah penduduknya juga banyak," tegasnya.
Meski demikian, Sastra memastikan Pemerintah Kabupaten Bogor bersama DPRD tetap memberikan perhatian serius terhadap penanganan ODGJ.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan, rehabilitasi sosial, hingga pendampingan kepada penyandang ODGJ akan terus diperkuat agar masyarakat yang membutuhkan mendapatkan penanganan secara optimal. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati