RADAR BOGOR - Seiring berkembangnya kawasan perumahan di Parung Panjang Kabupaten Bogor, aksesibilitas dibutuhkan untuk memudahkan aktivitas masyarakat.
Kepala Desa Kabasiran, Parung Panjang Jajang Atmaja mengatakan bahwa pihaknya tengah mendorong pengembang perumahan Sentraland Paradise untuk membuka akses baru menuju Stasiun Parungpanjang.
"Kami beberapa kali diundang oleh warga Sentraland, mereka meminta kami untuk menekan pihak pengembang menuntaskan aset jalan perumahan ke Stasiun Parungpanjang," ujar Jajang, Senin, 29 Juni 2026.
Baca Juga: Ketua DPRD Minta Tak Salah Tafsir Soal Data ODGJ Kabupaten Bogor Terbanyak di Jawa Barat
Menurut Jajang, akses tersebut dibutuhkan masyarakat sebagai jalur alternatif menuju Stasiun Parung Panjang. Sebab, Jalan Raya Desa Kabasiran cukup padat saat memasuki jam sibuk.
Dengan adanya akses tersebut, warga Sentraland dan sekitarnya bisa dengan mudah dan cepat menuju Stasiun Parung Panjang.
"Informasinya ada beberapa lahan yang belum dibebaskan sehingga pembukaan akses tersebut belum terealisasi, maka kami mendorong agar pihak pengembang bisa menyelesaikan," tegas Jajang.
Dari perhitungannya, akses tersebut memiliki panjang sekitar 500 meter persegi dengan lebar 6 sampai 8 meter.
Setelah masalah pembebasan lahan selesai, Pemdes Kabasiran memastikan akan mendorong pembukaan akses tersebut.
"Kami akan berusaha caranya dari pihak pengembang dan pemilik lahan agar ada solusi supaya apapun yang dijanjikan pihak pengembang terlaksana dan terwujud aset jalan ke stasiun," tandas Kades Kabasiran itu.(cok)
Editor : Eka Rahmawati