Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Rudy Susmanto Beri Peringatan PKL, Jaga Kebersihan atau Lapak Dibongkar

Abilly Muhamad • Selasa, 7 Juli 2026 | 12:32 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menegur salah satu PKL di Jalan Raya Jakarta-Bogor. (Foto : Billy/Radar Bogor)
Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menegur salah satu PKL di Jalan Raya Jakarta-Bogor. (Foto : Billy/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Pemkab Bogor memberikan peringatan kepada para PKL yang berjualan di sepanjang Jalan Raya Jakarta Bogor agar menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan. 

Lapak PKL yang berada di atas tanah negara dan dinilai mengabaikan estetika kawasan, terancam ditertibkan hingga dibongkar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari program Korve yang tengah digencarkan Pemkab Bogor untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman di berbagai wilayah.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, pemerintah tidak serta-merta melakukan penertiban terhadap para PKL.

Menurutnya, Pemkab Bogor tetap mengedepankan pendekatan bertahap dengan tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi.

"Selama berjualan dengan tertib, tidak mengganggu pengguna jalan, serta tetap menjaga kebersihan dan estetika lingkungan, kami masih memberikan kesempatan meskipun lokasinya berada di atas tanah negara," ujar Rudy, Selasa 7 Juli 2026.

Baca Juga: 14 Film Indonesia yang Tayang di Bioskop Juli 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Namun demikian, Rudy menegaskan bahwa toleransi tersebut memiliki batas. Apabila para pedagang tidak mematuhi aturan, mengabaikan kebersihan, serta tidak memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, pemerintah akan mengambil langkah penertiban sesuai prosedur yang berlaku.

Ia menjelaskan, proses penindakan tidak dilakukan secara tiba-tiba. Pemkab Bogor akan lebih dulu menjalankan tahapan yang telah ditetapkan sambil tetap mempertimbangkan kondisi perekonomian masyarakat.

"Silakan lihat di sepanjang Jalan Raya Bogor, mulai dari perbatasan Kota Bogor hingga Simpang Empat Kandang Roda. Masih banyak bangunan yang berdiri di atas tanah negara," katanya.

"Penertiban akan dilakukan secara bertahap, tetapi saat ini kami juga tetap memperhatikan agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan," jelasnya.

Rudy mengakui pemerintah daerah belum mampu sepenuhnya menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat.

Karena itu, masyarakat masih diberi kesempatan memanfaatkan lokasi tersebut untuk mencari nafkah selama tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga: Ditagih Soal Gaji 106 Eks Karyawan PDJT Kota Bogor, Dedie Rachim Bilang Begini

Menurutnya, setiap pemilik usaha wajib menjaga area di sekitar tempat usahanya agar tetap bersih dan tidak dipenuhi sampah.

Ia memahami belum semua masyarakat merasakan kesejahteraan secara merata. Karena itu, mereka masih memberikan ruang untuk berusaha.

"Tetapi jika memanfaatkan tanah negara, lingkungan harus tetap bersih. Bengkel harus menjaga halamannya dari sampah, begitu juga toko maupun lapak usaha lainnya. Kalau tetap dibiarkan kumuh dan tidak mau ikut menjaga kebersihan bersama, maka lapak tersebut akan kami bongkar," tegas Rudy. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#Jalan Raya Jakarta Bogor #Rudy Susmanto #pkl