Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penerapan Lampu Lalu Lintas di Simpang Bomang Bogor Akan Diberlakukan Permanen

Septi Nulawam Harahap • Selasa, 7 Juli 2026 | 19:09 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor memastikan penerapan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di Simpang Bomang berlaku permanen. (Septi N/Radar Bogor)
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor memastikan penerapan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di Simpang Bomang berlaku permanen. (Septi N/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor memastikan penerapan APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) di Simpang Bomang berlaku permanen.

Hal tersebut diputuskan di tengah banyaknya keluhan masyarakat terkait penerapan lampu lalu lintas tersebut.

Plt Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Joko Handrianto menyampaikan bahwa ini saat ini penerapan APILL di Simpang Bomang masih dalam tahap uji coba sejak Kamis, 2 Juli 2026 lalu.

Baca Juga: Jawa Barat Diusulkan Ganti Nama Jadi Tatar Sunda, Ini Catatan Akademisi UIKA Bogor

"Masih terus dievaluasi terkait kekurangannya, seperti garis jalan, pembatas jalan yang perlu dibuang atau seperti apa, kemudian geometrik jalan yang perlu diperbaiki," ujar Joko kepada Radar Bogor, Selasa, 7 Juli 2026.

Kendati demikian, lanjut Joko, penerapan APILL di Simpang Bomang akan dipermanenkan dengan tujuan agar para pengendara di wilayah tersebut tertib berlalu lintas.

"Kita berharap evaluasi tidak untuk mematikan lampu, kita berusaha untuk permanen, karena ini untuk semua pengguna jalan agar tertib," tegasnya.

Joko mengaku telah mendapat berbagai keluhan dari masyarakat terkait penerapan APILL di Simpang Bomang, termasuk memantau melalui media sosial.

Namun ia menyebut bahwa kebiasaan masyarakat yang tidak tertib dalam berkendara, sehingga masih menghambat pelaksanaan penerapan tersebut.

"Terhambat oleh kebiasaan, kebiasaan masyarakat, perilaku berlalu lintas, kita tidak pungkiri masih ada yang tertib," ungkapnya.

Sementara itu Maesih, warga Parung mengaku sering terjebak di antrean kendaraan saat berkendara di Simpang Bomang, terutama setelah mulai penerapan uji coba APILL.

 "Biasanya langsung lurus aja ke Kota Bogor, sekarang harus tertahan dulu di Simpang Bomang, seharusnya pihak terkait mempertimbangkan efektifitasnya," tukasnya.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #bomang #Lampu Lalu Lintas