Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kekeringan Mulai Melanda Kota Bogor, Perumda Tirta Pakuan Diminta Perluas Jaringan

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 14 Juli 2026 | 10:28 WIB
Proses penyaluran air bersih untuk warga Kedung Halang Kota Bogor yang alami kekeringan. (Foto: BPBD for Radar Bogor)
Proses penyaluran air bersih untuk warga Kedung Halang Kota Bogor yang alami kekeringan. (Foto: BPBD for Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Kekeringan mulai melanda warga Kota Bogor di sejumlah wilayah. Kondisi ini dipicu akibat kemarau dan masih banyak yang menggunakan sumur.

Mengantisipasi kekeringan, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin meminta Perumda Tirta Pakuan untuk memperluas jaringan airnya.

“Ketika ada kekeringan air bawah tanah atau air sumur, stok volume air masih berlebih, masih cukup untuk memenuhi 80 persen warga Bogor,” jelasnya.

Hanya jaringan airnya belum mengakomodir seluruh wilayah. Hingga saat ini baru 60 persen warga Kota Bogor menggunakan jaringan air Perumda Tirta Pakuan.

“Yang kita harapkan di SDGs itu adalah 90 persen, beberapa tahun terakhir Perumda Tirta Pakuan terus melakukan pembukaan jaringan baru,” ujarnya.

Salah satu wilayah yang mulai merasak kekeringan adalah warga yang tinggal di Kedung Halang, Bogor Utara. Sebanyak 55 KK terdampak di lokasi ini.

Baca Juga: Saling Ngaku Hilang Arah di Threads, Ariel Tatum dan Tasya Farasya Bikin Warganet Ngakak

BPBD Kota Bogor pun turut menyalurkan air bersih kepada mereka. Sebanyak 4.000 liter air bersih turut didistribusikan kepada warga terdampak kekeringan.

Jenal juga meminta kepada Perumda Tirta Pakuan agar turut mengecek wilayah tersebut.

Tujuannya untuk memastikan apaka mereka masih pakai sumur atau jaringan air Tirta Pakuan.

“Ketika memang belum, saya harap Tirta Pakuan harus menjadikan berikutnya target perluasan jaringan di Bogor Utara. Antisipasi kedua adalah kita masih ada air tangki,  bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Masyarakat yang mengalami kekeringan pun diminta untuk langsung melapor. Layanan yang disedikan berupa  Si Badra atau aparatur wilayaha 

“Dan aparat wilayah, lurah, camat, saya harap proaktif mencari informasi titik mana yang kekeringan. Pemkot harus hadir, Pemkot harus memberikan solusi baik jangka pendek maupun jangka panjang. Demikian,” pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
kota bogor Jenal Mutaqin kekeringan Perumda Tirta Pakuan