RADAR BOGOR – Rencana pembangunan SMPN 5 Cibinong kembali menjadi perhatian.
DPRD Kabupaten Bogor memastikan usulan pembangunan SMPN 5 Cibinong tetap menjadi prioritas dan diupayakan dapat direalisasikan pada 2027, setelah belum masuk dalam alokasi anggaran 2026.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, mengatakan hingga saat ini belum tersedia anggaran untuk pembangunan SMPN 5 Cibinong pada APBD 2026.
Meski demikian, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor agar proyek tersebut dapat segera diwujudkan.
"Kami sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan terkait rencana pembangunan SMPN 5 Cibinong," ujar Agus Salim, Selasa 14 Juli 2026.
Menurutnya, apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan, usulan pembangunan sekolah tersebut akan diupayakan masuk dalam APBD Perubahan 2026.
Baca Juga: Bursa Transfer MotoGP 2027 Bergolak, Pembalap Top Terancam Menganggur
Namun, apabila anggaran pada APBD Perubahan belum mencukupi, DPRD akan terus mendorong agar pengadaan lahan maupun pembangunan fisik SMPN 5 Cibinong dapat dianggarkan pada APBD 2027.
"Jika belum memungkinkan pada perubahan anggaran tahun ini, kami akan terus memperjuangkan agar pembelian lahan maupun pembangunan sekolah dapat direalisasikan pada 2027," jelasnya.
Agus Salim menambahkan, DPRD selama ini terus menjalin koordinasi dengan Pemkab Bogor agar usulan pembangunan sekolah tersebut tetap menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran.
"Kami terus mengajukan usulan ini setiap tahun. Pelaksanaannya tentu harus melalui keputusan pemerintah daerah sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia," tuturnya.
Sementara itu, Camat Cibinong, Acep Sajidin, mengungkapkan bahwa usulan pembangunan SMPN 5 Cibinong telah diajukan sejak 2022 oleh kecamatan bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat.
Menurut Acep, aspirasi tersebut juga mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Bogor yang terus memperjuangkannya dalam pembahasan anggaran.
"Sejak 2022 kami bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat telah mengusulkan pembangunan SMPN 5 Cibinong karena kebutuhan sekolah negeri di wilayah ini terus meningkat," ungkapnya.
Baca Juga: 21 Angkot Tua di Kota Bogor Terjaring Razia, 10 Unit Diboyong ke Kantor Dishub
Ia menjelaskan, meski Kecamatan Cibinong telah memiliki empat SMP negeri, sejumlah wilayah seperti Kelurahan Pabuaran, Harapan Jaya, Pabuaran Mekar, dan Pondok Rajeg belum terjangkau oleh sistem zonasi sekolah yang ada.
Kondisi tersebut membuat banyak siswa dari wilayah tersebut kesulitan memperoleh akses ke sekolah negeri terdekat.
Karena itu, masyarakat mengusulkan pembangunan SMPN 5 di kawasan Harapan Jaya dan Pabuaran Mekar agar layanan pendidikan dapat menjangkau lebih banyak peserta didik.
"Pembangunan SMPN 5 diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah yang selama ini belum terakomodasi dalam zonasi sekolah negeri yang sudah ada," pungkas Acep. (abl)
Editor : Yosep Awaludin