RADAR BOGOR – Pemkab Bogor mulai menata wajah kawasan permukiman dengan membangun mini gapura di sejumlah pintu masuk gang.
Desain mini gapura tersebut mengadopsi konsep Gapura Tri Tangtu di Buana yang menjadi gerbang utama menuju kawasan Pusat Pemkab Bogor di Alun-Alun Tegar Beriman.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan konsep mini gapura itu dirancang agar memiliki identitas yang selaras dengan gerbang kawasan pusat pemerintahan.
"Konsep desain untuk setiap pintu masuk gang mengacu pada gerbang pusat pemerintahan di kawasan Alun-Alun Tegar Beriman. Bentuknya dibuat dalam versi yang lebih kecil dengan tetap mempertahankan empat tingkatan seperti desain aslinya," ujar Eko, Rabu 15 Juli 2026.
Menurutnya, pembangunan tahap awal saat ini difokuskan di empat titik yang berada di sekitar kawasan Jalan Raya Jakarta–Bogor, tepatnya di simpang Jalan Tegar Beriman menuju Daralon.
"Saat ini pekerjaan sedang berlangsung di empat lokasi, terutama di kawasan pertigaan Jalan Tegar Beriman menuju Daralon," jelasnya.
Baca Juga: Cerita Siswa di Kota Bogor Hari Pertama Masuk Sekolah, Tidur Lebih Cepat Biar Gak Telat
Eko menuturkan, keberadaan mini gapura tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penanda pintu masuk lingkungan, tetapi juga menjadi elemen estetika yang memperkuat identitas kawasan.
"Tujuan utamanya sebagai ikon sekaligus memperindah lingkungan. Desainnya diselaraskan dengan gerbang pusat pemerintahan karena memiliki filosofi dan makna tersendiri bagi Kabupaten Bogor," katanya.
Ia menambahkan, pembangunan mini gapura tidak akan berhenti di kawasan sekitar pusat pemerintahan.
Pemkab Bogor berencana memperluas konsep tersebut hingga ke berbagai wilayah di 40 kecamatan secara bertahap.
"Harapan Pak Bupati, nantinya setiap gang di Kabupaten Bogor memiliki konsep gapura yang seragam seperti ini. Namun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap karena harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran serta kondisi di masing-masing wilayah kecamatan," pungkasnya. (abl)
Editor : Yosep Awaludin