RADAR BOGOR - Pemkab Bogor mengajak para PKL yang beraktivitas di kawasan Alun-Alun Tegar Beriman untuk mengenakan busana bernuansa adat Sunda menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Ajakan kepada para PKL Alun-Alun Tegar Beriman ini dilakukan sebagai upaya memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menciptakan kawasan wisata kuliner yang lebih tertata dan menarik.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Mely Kamelia, mengatakan penggunaan pakaian adat tersebut merupakan arahan Bupati Bogor agar para pedagang tampil lebih rapi dan mencerminkan kearifan lokal.
Untuk pedagang laki-laki, pemerintah menganjurkan penggunaan baju pangsi yang dipadukan dengan udeng atau ikat kepala khas Sunda. Sementara pedagang perempuan disarankan mengenakan kebaya saat berjualan.
"Imbauan ini bukan bersifat wajib. Yang paling utama adalah para pedagang tetap berpenampilan rapi dan nyaman saat melayani pembeli," ujar Mely, Kamis 16 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Pemkab Bogor memberikan waktu sekitar satu bulan kepada para PKL untuk mempersiapkan busana yang akan digunakan sebelum kebijakan tersebut mulai diterapkan.
Baca Juga: SMAN 10 Kota Bogor Sambut 400 Murid Baru, MPLS Usung Semangat The Grand Voyage
"Kami memberi kesempatan kepada para pedagang untuk menyiapkan perlengkapannya. Harapannya nanti bapak-bapak bisa mengenakan pangsi lengkap dengan udeng sehingga nuansa budaya Sunda semakin terasa di kawasan Alun-Alun Tegar Beriman," katanya.
Menurut Mely, konsep tersebut sejalan dengan wajah baru Alun-Alun Tegar Beriman yang kini mengusung identitas budaya Sunda.
Kehadiran berbagai ornamen, termasuk kereta kencana, dinilai semakin memperkuat karakter kawasan tersebut sebagai ruang publik yang merepresentasikan budaya Kabupaten Bogor.
"Pak Bupati ingin nilai-nilai budaya Sunda benar-benar hadir di kawasan ini. Jadi bukan hanya penataan fisiknya yang mencerminkan budaya lokal, tetapi juga para pedagang yang beraktivitas di dalamnya sehingga suasana khas Bogor semakin terasa," jelasnya.
Sebelumnya, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh PKL di Alun-Alun Tegar Beriman untuk mengenakan atribut atau busana khas Sunda.
Tidak hanya menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga sebagai identitas yang dapat dipertahankan ke depannya.
"Bogor memiliki warisan budaya Sunda yang patut dibanggakan. Cukup menghadirkan unsur sederhana seperti pangsi atau udeng agar masyarakat maupun wisatawan dapat merasakan karakter dan keramahan khas budaya Bogor saat berkunjung ke kawasan ini," tutur Rudy Susmanto. (abl)
Editor : Yosep Awaludin