Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perubahan Parsial APBD 2026 Rampung, Pemkab Bogor Siapkan Rp400 Miliar untuk Program Prioritas

Abilly Muhamad • Kamis, 16 Juli 2026 | 14:27 WIB
Plt Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Achmad Wildan saat menyampaikan keterangan soal perubahan APBD. (Foto : Billy/Radar Bogor)
Plt Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Achmad Wildan saat menyampaikan keterangan soal perubahan APBD. (Foto : Billy/Radar Bogor)

RADAR BOGOR  – Pemkab Bogor memastikan proses perubahan parsial ketiga APBD Tahun Anggaran 2026 telah rampung.

Dengan selesainya penyesuaian anggaran tersebut, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini diminta segera merealisasikan program kerja yang telah ditetapkan agar dapat diselesaikan sebelum akhir tahun.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, mengatakan seluruh proses pergeseran anggaran dalam perubahan parsial ketiga telah selesai diproses.

"Penyesuaian anggaran pada perubahan parsial ketiga sudah tuntas. Selanjutnya, setiap perangkat daerah dapat langsung melaksanakan program yang telah ditetapkan sesuai dengan alokasi anggarannya masing-masing," ujar Wildan, Kamis 16 Juli 2026.

Ia menjelaskan, nilai anggaran yang masuk dalam perubahan parsial ketiga mencapai sekitar Rp120 miliar.

Sebagian besar dana tersebut dialihkan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor setelah rencana pembangunan hotel asrama haji pada tahun ini dibatalkan.

Baca Juga: MG 4X Jadi Penantang Baru BYD dan Chery, SUV Listrik Ini Tawarkan Jarak Tempuh 610 Km

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp90 miliar dialokasikan ke DPU untuk mendukung berbagai program infrastruktur. Sementara sisanya didistribusikan ke sejumlah perangkat daerah lainnya.

"Untuk program videotron juga dilakukan pengalihan kegiatan mengikuti rekomendasi dari KPK, di antaranya diarahkan ke Dinas Pemuda dan Olahraga untuk kebutuhan seperti perbaikan atap Stadion Pakansari," jelasnya.

Selain anggaran yang telah dialokasikan melalui perubahan parsial, Wildan menyebut kondisi keuangan daerah masih cukup tersedia untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih terdapat sekitar Rp400 miliar yang tersimpan di kas daerah dan siap digunakan sesuai kebutuhan masing-masing OPD.

"Anggaran yang tersedia di kas daerah masih sekitar Rp400 miliar. Seluruh program, termasuk bantuan keuangan untuk pembangunan infrastruktur desa, tetap dapat dijalankan. Dari sisi BPKAD, kami tinggal menunggu proses pelaksanaannya oleh masing-masing perangkat daerah," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengingatkan jajaran eksekutif agar tidak menunda pelaksanaan program yang telah mendapatkan alokasi anggaran.

Mengingat tahun anggaran 2026 hanya menyisakan waktu kurang dari enam bulan, ia berharap realisasi kegiatan dapat segera dipercepat.

"Perubahan parsial memang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Namun kami berharap seluruh program yang telah direncanakan, khususnya yang berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat, segera direalisasikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam tahun anggaran ini," ujar Sastra. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
perubahan parsial pemkab bogor apbd